Maksimalkan Pelayanan dengan Mobile ATM

MALANG – BRI Syariah memacu pertambahan nasabahnya dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan mulai mengoperasikan Mobile ATM yang sudah berlangsung sejak Maret lalu untuk memaksimalkan pelayanan kepada nasabahnya.
Kepala Cabang BRI Syariah, Agung Wahyudi Rahardjo mengungkapkan, target pertambahan nasabah di tahun ini sebanyak 900 nasabah per bulan. “Tahun ini target pertumbuhan nasabah meningkat dari target tahun lalu sebesar 750 nasabah per bulan,” ungkapnya.
Menurut dia, untuk wilayah kerjanya yang terdiri dari 14 kantor cabang, target tersebut terbilang realistis. Apalagi, sebagai bank yang baru beroperasi sekitar lima tahun ini, targetnya memang untuk memaksimalkan pengenalan diri kepada calon nasabah. “Rata-rata penambahan 50 nasabah per hari sangat bagus,” paparnya.
Hasilnya, selama kuartal pertama lalu bank yang berkantor pusat di Jalan Kawi Kota Malang ini berhasil menambah di kisaran 1000 nasabah per hari. Agung menuturkan, memang seharusnya bisa lebih dari angka itu, tetapi hasil yang digapai sudah melebihi target.
Dia memaparkan, salah satu cara untuk menggaet nasabah dengan memaksimalkan Mobile ATM. “ Ujicobanya sejak Februari lalu dengan berkeliling Malang Raya. Baru maksimal beroperasi di bulan Maret,” papar dia kepada Malang Post.
Menurutnya, pelayanan mobil ini seperti buka rekening online, simpanan hingga tarik tunai. Selain itu, setoran deposito serta cetak buku juga bisa dilaksanakan di Mobile ATM. “Kantor cabang BRI Syariah kan masih sedikit, jadi bisa menolong nasabah bertransaksi. Lebih bagus lagi yang mendaftar sebagai nasabah,” tambah Agung.
Selain Malang, Mobile ATM ini ditargetkan bisa juga segera dioperasikan di Jember. Sehingga selama tahun ini, BRI Syariah Malang bisa memiliki dua Mobile ATM.
Sementara itu, untuk tahun ini BRI Syariah mencoba memaksimalkan pelayanan pada sektor mikro. Seperti pembiayaan pada UKM dengan skala mencapai Rp 500 juta. Masih ditambah lagi, berfokus pada sektor pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).(ley/fia)