Potensial, Patok Omzet Rp 1 Miliar

MALANG – Kota Malang masih dianggap sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk pameran fashion. Hal ini membuat event organizer (EO) tidak berhenti menggelar pameran khususnya yang berlangsung di pusat perbelanjaan. Termasuk pula meningkatkan target omzet karena potensi yang sangat besar tersebut.

Salah satunya Queena Event Organizer yang berasal dari Bandung. Bulan ini, EO tersebut menggelar pameran di Matos dengan target omzet yang tinggi, mencapai Rp 1 miliar. “Target omzet di pameran kali ini lebih tinggi ketimbang pameran awal tahun,” ujar Owner Queena Event Organizer, Ina Garlinah.

Menurut dia, target omzet ini meningkat 25 persen dibanding dengan sebelumnya yang terjadi Maret lalu. “Tahun lalu average target omzet masih di kisaran Rp 700 juta. Awal tahun lalu Rp 800 juta dan sekarang berani Rp 1 miliar,” tambahnya.

Dia menyebutkan alasan meningkatkan target omzet pada pameran yang diikuti oleh 20 tenan tersebut. Antara lain, pada bulan Mei ini berdekatan dengan momen liburan yang berpengaruh pada peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan. Selain itu, modelnya juga makin up to date yang dipastikan menggoda pecinta fashion.

Ina merinci, dengan jumlah tersebut, setiap harinya dalam pameran yang berlangsung selama 10 hari ini bisa menggapai Rp 100 juta. “Tetapi jika mau jujur, untuk weekday tidak mencapai angka tersebut, dan dimaksimalkan saat weekend,” tandas dia kepada Malang Post.
Perempuan berhijab ini menuturkan, ada dua macam tenan yang berpatisipasi. Penilainya, berdasarkan jenis barang yang dijual. Misalnya pakaian atau tas, harganya lebih tinggi. Sebaliknya, untuk aksesoris seperti bros, gelang hingga tali rambut, penawaran harganya lebih rendah.

“Hari normal, untuk yang berjualan barang harganya di atas puluhan ribu minimal mencapai Rp 5 juta. Sementara untuk yang aksesoris, di kisaran Rp 3 juta. Itu omzet per harinya berdasarkan pengalaman sebelumnya,” papar dia panjang lebar.

Sehingga, untuk saat ini, setidaknya omzet masing-masing tenan sudah meningkat. Seperti pengakuannya, yang pada pameran ini turut menawarkan koleksi aksesoris, dalam sehari bisa menembus Rp 3 juta saat weekday. “Weekend di atas itulah, pada harga barangnya mulai dari Rp 5000,” jelasnya.

Sementara di tahun ini, Queena direncanakan akan menggelar enam kali pameran di Matos. Meningkat dua kali ketimbang tahun lalu. Setelah ini, pameran akan kembali terjadi ketika memasuki bulan puasa. (ley/nda)