Kantor Kas BNI Dampit Kejar DPK Rp 30 M

MALANG - Pekan lalu, BNI Cabang Malang melakukan ekspansi dengan membuka kantor kas di Dampit. Ekspansi tersebut merupakan yang pertama di tahun 2014 ini, dengan target pendapatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 30 miliar.
Pjs Pemimpin Cabang BNI Malang, Akhmad Indra mengungkapkan, kantor kas baru rata-rata ditargetkan mampu meraup DPK sebesar Rp 50 miliar per tahun. "Untuk kantor kas baru targetnya masih tidak terlalu besar, sebab masih pengenalan pasar," ungkapnya.
Oleh sebab itu, untuk realisasi target DPK di tahun ini masih di bawah target setahun. Menurut Indra, realistisnya hingga akhir Desember nanti BNI Kantor Kas Dampit mematok angka Rp 30 miliar, dengan hitungan waktu yang tersisa sekitar tujuh bulan.
"Harus mendapat rata-rata Rp 4,5 miliar per bulan. Kami optimis dengan potensi di wilayah Dampit dan sekitarnya ini," terang Indra kepada Malang Post.
Dari target tersebut, secara rinci Indra menyebutkan, bila 70 persen dipatok dari simpanan giro dan tabungan. Sementara, untuk simpanan deposito sebesar 30 persen. Deposito termasuk tinggi dengan target tersebut, namun dia yakin karena banyak pula sasaran untuk simpanan nasabah kelas kakap ini.
"TKI, pedagang pasar, kantor usaha dan pengusaha seperti eksportir adalah beberapa potensial nasabah BNI. Tidak hanya dari Dampit, tetapi berpotensi dari Tirtoyudo dan Ampelgading," urai dia panjang lebar.
Sebaliknya, untuk penyaluran kredit BNI lebih berfokus pada kredit kecil seperti KUR dan KKPA.
Ia menambahkan, tahun ini, bank plat merah tersebut juga akan melakukan ekspansi berupa pembukaan kantor kas di wilayah Karangploso dan Sukun. (ley/fia)