Pegadaian Mulai Diserbu Masyarakat

MENJELANG  tahun ajaran baru, orang tua siswa kerap kali dilanda kesulitan masalah keuangan. Mereka yang memiliki kekurangan finansial harus berusaha keras mencari solusi dengan berbagai cara. Untuk mengatasi permasalahan itu, Kantor PT Pegadaian Kota Malang menawarkan solusi konkrit.

Pegadaian  memang  menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan keuangan. Hal tersebut juga diakui oleh salah seorang nasabah Pegadaian, Suhartini. Warga Kebonagung itu memilih Pegadaian sebagai solusi masalah yang ia hadapi.
Tini,  sapaan akrab wanita ini mengaku kesulitan mencari uang untuk menyekolahkan anaknya ke tingkat lebih lanjut. Ia harus menyiapkan dana sebagai persiapan biaya pendaftaran SMA/SMK.
Untuk itu, ibu dua anak ini memilih Pegadaian sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi. “Saya menggadaikan gelang. Uangnya senilai 1,5 juta,” kata Tini  ketika ditemui Malang Post di Kantor PT Pegadaian Kota Malang  Jl. Ade Irma Suryani.
Ia mengaku bahwa Pegadaian merupakan solusi terbaik untuk mengatasi masalahnya. Menurutnya, menggunakan jasa Pegadaian selain prosesnya mudah dan cepat, juga tidak berisiko.”Pelayanannya enak dan cepat. Saya merasa nyaman, apalagi sekarang ada sistem online,” urai perempuan berjilbab tersebut.
 Kepala Cabang Pegadaian Kota Malang, Siswuryanto mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah ada lonjakan nasabah menjelang tahun ajaran baru.Ia mengungkapkan bahwa data nasabah masih belum bisa ditunjukkan lantaran ada beberapa teknis yang harus dilalui untuk mengunduh data tersebut, termasuk rekapitulasi. ”Jika bicara data dan angka, kami masih belum bisa pastikan ini ada lonjakan atau tidak,” bebernya.
Hanya saja, dari pengalaman tahun ke tahun, setiap memasuki tahun ajaran baru Pegadaian selalu mengalami lonjakan nasabah. ”Tapi tidak terlalu signifikan.Mungkin karena juga banyak jasa-jasa lain selain Pegadaian,” tandas Siswuryanto. (Muhammad Choirul)