Citilink Ekspansi, Tambah Terbang Dari Halim

MALANG – Maskapai yang terkenal dengan biaya murah (low cost carrier) yakni Citilink, menambah frekuensi penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) dengan tujuan Yogyakarta, Semarang, dan Palembang di awal Juni ini. Penambahan ini meliputi HLP-Yogyakarta sebanyak dua kali penerbangan atau empat pergerakan, HLP-Semarang dua kali pergerakan dan HLP-Palembang sebanyak dua kali pergerakan. Selanjutnya, untuk rute baru HLP-Surabaya sebanyak empat kali pergerakan.
Branch Manager Citilink Malang, Indra Fajar mengungkapkan, untuk saat ini beberapa wilayah berpotensi itu ditambah frekuensi.
“Mulai hari ini, Citilink berekspansi berdasarkan potensialnya rute. Selain itu, dengan harga yang tergolong terjangkau, minat penumpang juga besar. Otomatis, ekspansi harus kami lakukan,” ungkapnya, kemarin (1/6).
Selain itu, Citilink juga resmi membuka rute baru HLP-Surabaya sebanyak empat pergerakan dan HLP-Medan sebanyak dua pergerakan. Menurutnya, peningkatan frekuensi penerbangan ini akan bertambah lagi awal Juli mendatang. Sebanyak dua rute atau empat kali pergerakan, yakni HLP-Denpasar dan HLP-Medan.
Sebelumnya, Citilink telah memindahkan penerbangan dari dan ke Malang, Semarang, Palembang, dan Yogyakarta, menuju Bandara Halim Perdanakusuma dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pemindahan sebagian penerbangan Citilink itu turut membantu mengurangi sekitar 2 persen kepadatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Sementara itu, Chief Officer Executive (CEO) Citilink Arief Wibowo di Jakarta menyampaikan, rencana membuka rute baru atau pengalihan rute penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng ke Bandara Halim Perdanakusuma- Jakarta Timur. Hal ini tidak terlepas dari rencana penambahan delapan pesawat baru hingga akhir tahun 2014.
Dia juga menjelaskan, akan ada rute baru yang jadi bidikan  yakni penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Balikpapan, Pontianak, dan Solo.
"Ada beberapa rute baru. Bulan derpan Denpasar-Halim, Medan-Halim. Kemudian nanti kami masih punya PR karena harus tambah Balikpapan, Pontianak dan Solo. Itu PR kami ke depan sambil menunggu pesawat. Mudah-mudahan bisa segera terlaksana dan berkembang," paparnya. (ley/oci)