Sate Bebek Pandeglang Favorit Tamu Atria

MALANG – Langkah Atria Hotel and Conference merilis menu sate bebek di Canting Restaurant ternyata mendapat sambutan dari para tamu. Menu bernama Pandeglang Duck Skewer tersebut masuk dalam jajaran best seller selama bulan Mei lalu dan berlanjut hingga masa peak season ini.
Assistant Public Relation Atria Hotel and Conference, Kadek Ayu Ery Ratnawati mengatakan, tingginya permintaan Pandeglang Duck Skewer ini cukup mengejutkan pihaknya. Sebab, baru kali ini Atria merilis menu berbahan bebek setelah sebelumnya lebih banyak menampilkan hidangan berbahan iga, gurami dan ayam.
“Animo para tamu terhadap menu bebek ini sangat tinggi dan ini cukup mengejutkan tim kami. Ini membuktikan jika menu tradisional memang masih mendapat tempat di hati masyarakat. Tak hanya dari kalangan dewasa, tetapi juga anak-anak yang datang bersama orang tuanya,” beber Kadek pada Malang Post, kemarin.
Menu ini sendiri menurut Executive Chef Atria Hotel and Conference, Dody Hermawan diadaptasi dari hidangan khas Pandeglang Provinsi Banten. Di sana, makanan ini cukup dikenal oleh penduduk setempat maupun para wisatawan. Meski diadaptasi dari daerah asalnya, namun Dody tetap menampilkan keunikan Malang pada menu tersebut agar para tamu bisa merasakan sensasi kuliner asli kota dingin ini.
“Keunikan khas Malang yang kami tonjolkan pada menu Pandeglang Duck Skewer ini terletak pada jenis nasi yang kami hidangkan. Jika biasanya nasi putih biasa, maka khusus di Canting Restaurant kami padukan dengan nasi jagung. Di Malang, nasi jagung merupakan salah satu buruan para penduduk maupun wisatawan saat berwisata kuliner,” papar Dody.
Pandeglang Duck Skewer hadir dengan porsi yang komplit. Lima tusuk sate bebek dipadu dengan nasi jagung panas serta dihidangkan bersama kuah kaldu bebek yang gurih. Hidangan ini semakin lengkap dengan kehadiran sambal sate yang pedas-pedas nikmat sebagai pendampingnya.
Sementara itu, banyaknya even yang digelar di Kota Malang dan sekitarnya membuat Atria Hotel and Conference panen. Tercatat kegiatan Penas Petani-Nelayan XIV 2014 dan agenda lainnya membuat okupansi hotel mencapai 100 persen selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi ini akan disambung dengan peak season liburan sekolah yang akab berlangsung mulai pertengahan bulan Juni mendatang. (nda/oci)