Hotel Panen F&B Berkat Nobar Piala Dunia

MALANG – Bisnis perhotelan turut memanfaatkan momen Piala Dunia 2014 yang akan dimulai dua hari lagi. Hotel berlomba menggelar nonton bareng (nobar), sekaligus meningkatkan target Food and Beverages (F&B)selama sebulan ke depan.
Assistant Director of Sales ibis Styles Malang, Intan Alice menuturkan, jika hotelnya siap meramaikan pesta bola empat tahunan tersebut. “ibis akan menggelar nobar antara lain saat pembukaan, semifinal dan final,” tuturnya.
Menurutnya, untuk saat ini yang sudah pasti digelar nobar pada pertandingan tersebut. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan saat babak penyisihan juga ada nobar. Sebab, beberapa laga di saat penyisihan juga tidak kalah seru.
“Misalnya untuk pertandingan Belanda vs Spanyol, pasti minat untuk nobar sangat besar. Kondisional ke depannya, tetapi peluang untuk ada nobar juga besar,” beber dia kepada Malang Post.
Menurut Intan, ibis Styles menjadi hotel yang memiliki lisensi resmi dari PT. Nonbar Indonesia, sebagai broadcaster untuk World Cup 2014. “Sayang jika tidak menggelar even,” tambah Intan.
Acara nobar akan diawali 13 Juni 2014 ini dalam opening ceremony dan pertandingan perdana yang mempertemukan Brazil dengan Kroasia. Nobar yang diadakan oleh hotel berkapasitas 150 kamar ini akan berlangsung di sTREATs Reastaurant.
Dia optimis, dengan adanya momen tersebut, pendapatan dari sektor food and beverages bisa meningkat sekitar 85 persen. Secara total dari revenue hotel, dari rata-rata sumbangsih sebesar 30 persen bisa menjadi 60 persen khusus di bulan ini. Angka tersebut, akan didominasi dari tamu yang nobar.
“Tiap nobar kami targetkan 100 orang. Untuk masuk ke area nobar ada first drink charge (FDC).
Tetapi, pasti saat nobar pasti pesan menu,” sebut Intan.
Empat menu burger yang diluncurkan Mei lalu menjadi andalan ditambah dengan beberapa menu spesial Piala Dunia. Seperti Noodle Station, Potato Kick, dan Mocktail Pele.
Terpisah, Assistant Marketing Communication Manager Best Western OJ Hotel Malang, Ledya Shelfy menyebutkan, akan menggelar acara spesial saat pembukaan World Cup nanti. “Acara besarnya seperti ada games dan MC saat pembukaan, perempat final, semifinal dan final. Sementara waktu penyisihan nonton live biasa saja,” katanya.
Menurut Shelfy, target peningkatan omzet untuk Sky Room mencapai 70 persen selama adanya World Cup. “Targetnya besar, sebab selama ini tamu di Sky Room juga besar. Bisa sampai 100 orang per hari,” sebutnya. (ley/fia)