BI Siapkan Rp 2,7 Triliun Penukaran Uang

MALANG –  Bank Indonesia menjadi satu instansi pemerintahan yang akan sibuk menjelang Lebaran. Sebab, BI siap bekerja ekstra untuk memberikan penyaluran uang Rupiah baru, yang biasa menjadi kebutuhan masyarakat ketika Lebaran. BI Kantor Perwakilan Malang, menyiapkan dana sebesar Rp 2,7 triliun untuk persiapan Lebaran tahun ini.
“Dana sebesar itu menjadi patokan BI di bulan Juli tahun ini. Selain itu, penukaran uang berlaku untuk perbankan maupun  masyarakat individu,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi.
Menurutnya, tahun ini BI akan kembali melayani penukaran langsung dari masyarakat setelah  tahun sebelumnya menjelang Lebaran mempercayakan penukaran untuk masyarakat melalui bank umum. “Kebijakan di Malang tahun ini BI melayani penukaran uang baru, baik pecahan kecil maupun besar,” terang dia di sela-sela Pesta Kuliner Gebyar Tahapan BCA di MX Mall, Sabtu (21/6) lalu.
Dia mengakui, hal ini sebagai antisipasi banyaknya calo penukaran uang pula. Sehingga, muncul keresahan di masyarakat yang membutuhkan uang baru. “Tetapi, ini masih dengan catatan, target Rp 2,7 triliun ini disetujui oleh Kantor Surabaya,” beber dia kepada Malang Post.
Dudi merinci, dari total uang tersebut, yang merupakan uang pecahan kecil sebanyak Rp 535 miliar. Yakni pecahan Rupiah di bawah Rp 20 ribu. Sementara, sisanya pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu serta untuk kebutuhan penarikan.
Selain itu, jelang Lebaran BI dipastikan melakukan intensitas peningkatan pelayanan. Sejatinya, penukaran uang pecahan baru berlangsung sejak sekarang. Akan tetapi, memang minat masyarakat cenderung ketika mendekati Lebaran.
“Antara 10 Juli hingga 24 Juli nanti, pelayanan BI lebih ekstra. Untuk penukaran uang hanya berlaku di hari Senin sampai Kamis saja,” tambah dia.
Sedangkan bila masyarakat hendak melakukan penukaran dengan jumlah yang besar, yakni di atas Rp 50 juta, diharapkan membuat surat permohonan terlebih dulu. “Kirim surat dulu, agar BI siap-siap, seperti yang dilakukan oleh perbankan,” pungkasnya. (ley/udi)