Koleksi Lebaran Hiasi Department Store

MALANG - Department Store di Kota Malang mulai maksimal dalam menyambut datangnya bulan Ramadan tahun ini. Selain stok meningkat berlipat, target pun dipatok lebih tinggi sebab tingkat kebutuhan customer juga meningkat.
Supervisor Matahari Matos Department Store, Riza Firmansyah mengatakan, bila inventory product meningkat 100 persen ketimbang tahun lalu. "Bila dibanding periode jelang Lebaran tahun lalu, persediaannya meningkat dua kali lipat," katanya.
Bahkan, bisa lebih dari itu. Sebab, Matahari baru mendatangkan stok di kisaran 70 persen. "Saat ini, inventory season Lebaran masih belum datang semua. Tetapi promonya sudah mulai berjalan. Bila minat customer tinggi, bisa jadi stok bertambah lagi," papar Riza panjang lebar.
Dia mengakui, jika stok meningkat disebabkan pula store tersebut kini terdiri dari dua lantai. Ada tambahan area bisnis seluas 3000 meter persegi, dan memungkinkan Matahari mengeluarkan koleksi terbaru, yang di tahun sebelumnya tidak ditemukan di sana. "Area bisnisnya lebih luas, secara otomatis stok juga meningkat. Begitu pula target di seasonal lebaran kali ini," tandas dia kepada Malang Post, kemarin.
Dia menyebutkan, target juga melesat. Matahari Matos optimis mematok penjualan produk meningkat hingga 70 persen ketimbang tahun sebelumnya. Salah satu contohnya, di bulan Juni ini, sekalipun Idul Fitri masih kurang sebulan lebih, target omzet sudah naik 50 persen ketimbang bulan sebelumnya. "Juli nanti, sudah tiga kali lipat ketimbang bulan normal. Berkaca dari hasil di tahun-tahun sebelumnya, penjualan pasti tinggi, karena memang masyarakat memerlukan kebutuhan fashion untuk silaturahmi," tuturnya.
Selain saat ini ada 50 brand baru, display produk pun sudah didominasi fashion Islami seperti baju koko, sarung, gamis, kerudung dan mukena. Hampir setiap brand mengeluarkan produk tersebut. Untuk trend terbaru, lebih pada koleksi gamis. "Perpaduan model India dan motif dari Bali menjadi salah satu gamis dari produk Matahari," jelas alumnus Universitas Negeri Malang ini.
Sementara itu, Supervisor Ramayana Department Store, Ardianto Kurniawan menyebutkan, bila inventory product di Ramayana melesat hingga lima kali lipat ketimbang bulan normal. "Secara keseluruhan naik 500 persen, tetapi kebutuhan fashion paling meningkat," sebutnya.
Menurut dia, sejalan dengan persediaan meningkat, target pun melesat. Omzet Ramayana dipatok naik empat kali lipat. "Setiap store pasti memanfaatkan momen seperti ini, jadi targetnya pasti tinggi pula. Target kami sampai Rp 25 miliar," urai Ardi, sapaan akrabnya.
Terpisah, General Affair Centerpoint Malang, Daniel Wahyu Setiawan menuturkan, bila koleksi lebaran sudah menghiasi beberapa sudut storenya. "Walaupun belum maksimal, tetapi sudah ada nuansa promo lebaran," tuturnya.
Saat ini, Centerpoint masih mengangkat tema Back to School dan Holiday Sale, sebab bulan ini masih liburan sekolah. (ley/udi)