Bulog Gelar Operasi Pasar 35 Hari

MALANG – Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional (Bulog Sub Dive) VII Malang, berhasil memperbaiki catatan penyaluran beras miskin (raskin) pertengahan tahun ini. Bulog berhasil menyalurkan raskin sesuai jatah bulan, setelah sejak awal tahun terlambat.

Kepala Bulog Malang, Langgeng Wisnu Adinugroho menuturkan, bila sejak bulan Juni ini, penyaluran raskin Bulog telah normal. “Sekarang sudah sesuai jadwal, setelah lima kali penyaluran sebelumnya lebih lambat,” tutur Langgeng.
Dia mencontohkan, jika di tahun ini penyaluran Januari untuk wilayah Kabupaten Malang baru bisa dilakukan pada Maret. Begitu pula di beberapa wilayah lain. Tetapi, dia memastikan, sejak Juni ini pasti tidak ada keterlambatan. Jika jatah Juni, dipastikan sudah diterima di bulan yang sama.
“Untuk mengantisipasi kenaikan harga beras di Malang menjelang dan saat berlangsungnya Ramadan, Bulog juga menggelar operasi pasar selama 35 hari, mulai dari 22 Juni kemarin. Lokasinya di pasar-pasar besar penting di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Pasuruan. Total ada 10 titik,” kata Langgeng.
Ditambahkannya,  hingga pertengahan Juni penyaluran beras Raskin sudah mencapai 84 persen. Dia meyakini, sebelum Ramadan penyaluran di lima wilayah kabupaten/ kota yang berada di bawah naungannya bisa menerima jatah raskin. Total, dalam satu bulan Bulog harus menyalurkan 4498 ton raskin. Rinciannya untuk Kota Malang sebanyak 254.850 kilogram, Kabupaten Malang sebanyak 2.208,18 ton, Kota Batu 94.150 kilogram, Kota Pasuruan 144.555 kilogram dan Kabupaten Pasuruan 1.800,06 ton.
Dia menyampaikan, untuk memperbaiki catatan penyaluran, Bulog mesti kerja keras sejak Maret lalu. “Penyaluran ke kabupaten kota yang terhambat hingga dua kali sehari. Akhirnya, Bulog Malang bisa memperbaiki kinerja,” beber dia kepada Malang Post.
Sementara itu, (ley/aim)