Harga Naik, Masyarakat Berburu Emas

MALANG – Trend berburu emas mulai meningkat memasuki pertengahan tahun ini. Masyarakat mulai membeli emas perhiasan, ketika momen puasa dan lebaran sudah mendekat sekalipun harga cenderung mengalami kenaikan.
Pedagang Emas di Pasar Besar Malang, H. Hasan menuturkan, bila harga emas mulai naik sejak tengah pekan lalu. “Harga emas memang naik turun, tetapi tiga hari terakhir terus naik,” tuturnya.
Menurut dia, untuk emas 99 persen kini sudah menembus Rp 495 ribu per gram. Sebelumnya, emas jenis ini jarang melebihi angka Rp 493 ribu per gram.
“Hanya sesekali emas lantak bisa menembus harga seperti saat ini,” beber dia kepada Malang Post.
Dia menyebutkan, harga emas 88 persen kini juga mengalami kenaikan menjadi Rp 450 ribu per gram. Sebelumnya, emas ini dipatok di harga Rp 445 ribu per gram. “Memang harga fluktuatif, tetapi kini trendnya naik,” ungkapnya.
Hasan menambahkan, untuk harga emas 75 persen kini menjadi Rp 400 ribu per gram, dari harga Rp 390 ribu per gram dan harga emas 70 persen yang merupakan favorit dari masyarakat dipatok Rp 360 ribu per gram. Pekan lalu, emas muda ini masih di harga Rp 350 ribu per gram.
Dia mengakui, pasar emas perhiasan juga mulai bergairah setelah berbulan-bulan lesu. Menurutnya, terjadi peningkatan transaksi, baik jual maupun beli. Akan tetapi, masyarakat cenderung berburu emas. “Penjualan kami meningkat, mungkin mendekati lebaran, banyak yang menyimpan dananya daripada kebablasan untuk berbelanja,” papar dia panjang lebar.
Sementara itu, Manager Penjualan Solusi Tunai, Anjar Budi Kustanto mengakui, harga emas memang mengalami kenaikan. Merangkaknya emas perhiasan maupun emas batangan, justru disambut antusias oleh masyarakat.
“Pakemnya, ketika harga emas terpantau menanjak, masyarakat justru senang membeli. Entah untuk investasi maupun untuk dikenakan jika emas perhiasan,” urai Anjar. (ley/aim)