Harga Daging Ayam Naik

MALANG – Mendekati bulan Ramadan, harga daging mulai bergolak di pasaran. Daging ayam broiler terpantau naik lagi dalam beberapa hari terakhir, baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Pantauan Malang Post di Pasar Besar Malang menunjukkan harga daging ayam broiler kini sudah mencapai Rp 30 ribu per kilogram. “Sudah dua minggu ini naik turun, tetapi paling tinggi ya hari ini,” ujar pedagang daging ayam di PBM, Abdul Kodir.
Menurut dia, harga daging ayam broiler tersebut sempat mencapai harga serupa periode Mei lalu. Akan tetapi, harga sudah kembali normal antara Rp 24 ribu hingga Rp 26 ribu per kilogram. “Tetapi pertengahan bulan ini trendnya naik, mungkin sudah mendekati puasa,” beber dia kepada Malang Post.
Dia mengungkapkan, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh mahalnya harga ayam hidup. Bila ketika normal harga ayam hidup di kisaran Rp 16 ribu per kilogram, kini sudah menembus Rp 18 ribu per kilogram. “Dari Rumah Potong Ayam (RPA) harganya sudah naik, otomatis harga daging ayam di pasaran mengikuti,” paparnya.
Selain itu, sesuai dengan pengakuan dia, jika permintaan juga mulai meningkat. Hal ini bisa dibuktikan dengan jumlah ayam yang bisa dia potong ketika bulan lalu masih di kisaran 30 ekor per hari, kini sudah mencapai 50 ekor per hari. Sementara itu, masih di pasar yang sama harga daging sapi relatif lebih stabil. Pasalnya, harga masih di kisaran Rp 95 ribu hingga Rp 98 ribu per kilogram untuk daging yang berkualitas bagus. “Kalau daging rawonan sekitar Rp 88 ribu hingga 90 ribu per kilogram,” tutur pedagang daging sapi, Umi Djazuli.

Dia mengakui, patokan harga tersebut memang sudah diterapkan oleh pedagang sejak Juni ini. “Naiknya tipis saja, sekitar Rp 3000 per kilogram. Tetapi, pedagang lebih banyak di bawah Rp 98 ribu, tergantung ramai dan sepinya pasar,” tegas dia.
Terpisah, Manager Divisi Fresh Product Super Indo Supermarket, Erwin Setiawan mengakui, jika harga daging ayam broiler di pasar modernnya sudah mencapai Rp 33,95 ribu per kilogram. “Sekarang harganya sudah naik, dan masih bisa naik lagi pekan ini,” tandas Erwin.
Akan tetapi, harga juga masih bisa turun ketika ada promo Jumat Sabtu Minggu. Sehingga, sekalipun daging ayam broiler kali ini sudah naik ketimbang sebelumnya di angka Rp 29 ribu per kilogram, terkadang masih bisa di bawahnya. Erwin menuturkan, informasi yang dia peroleh, untuk harga daging ayam akan mengalami kenaikan di tengah pekan ini. “Infonya naik Kamis nanti. Terkena dampak psikologis Ramadan, yang mana kebutuhan pokok mulai naik. Daging sapi sekarang sudah di atas Rp 100 ribu per kilogram,” pungkas dia.
Dikonfirmasi terpisah, Addiena Malinda dari Rumah Potong Ayam (RPA) 39 Mergosono menuturkan, bila kenaikan harga pasar memang kerap naik ketika jelang Ramadan, lebaran dan tahun baru. “Tiga masa tersebut merupakan trend kenaikan harga daging ayam naik, begitu juga untuk harga ayam hidup,” paparnya.
Dia mengakui, sesuai dengan hukum ekonomi bila permintaan tinggi, maka harga terkerek naik. Seperti pada momen Ramadan ini, kenaikan diprediksi antara sepekan sebelum puasa hingga sepekan setelah puasa berlangsung. Setelah itu, harga akan turun lagi, dan mulai menanjak dua pekan sebelum lebaran.
“Tetapi, untuk harga masih belum dipastikan. Yang jelas, harga ayam hidup kini sudah naik di kisaran Rp 1000 per kilogram, dan masih bisa naik lagi beberapa hari kedepan,” pungkas dia.(ley/han)