Cara Pintar Belajar Keuangan dengan Board Games

BNI melakukan inovasi edukasi keuangan melalui board games bertema keuangan.

MALANG - Banyak cara dilakukan perbankan untuk mengenalkan pentingnya perencanaan keuangan kepada masyarakat. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh BNI 46 Cabang Malang, yang kreatif menjemput bola dalam mengenalkan diri dan memberi edukasi. Yakni dengan menggelar BNI Financial Planning Board Games Competition.
"BNI menggelar kompetisi board games yang menarik ketika berkunjung ke suatu lembaga pendidikan. Permainannya monopoli, tetapi ala BNI," ujar Pjs BNI 46 Cabang Malang, Akhmad Indra.
Melalui even ini, BNI terjun langsung ke tengah masyarakat, khususnya anak muda agar pandai dan bijak akan keuangan. "Untuk saat ini, BNI memberikan edukasi pada remaja dan anak muda. Caranya, terjun langsung ke sekolah dan kampus," tambah Indra.
Beberapa tempat pendidikan yang sudah didatangi seperti UIN Maliki, SMAN 9 Malang, SMAN 1 Malang dan  SMKN 4 Malang. Lokasinya akan terus berkembang. Tidak hanya di Kota Malang, nantinya juga harus sampai ke Kabupaten Malang maupun Kota Batu.
"Memang masih baru dimulai di bulan Juni ini. Selain edukasi, tentu saja kami mengenalkan BNI," beber dia kepada Malang Post.
Financial Board Games tersebut, menurut Indra, membuat anak muda belajar mengenai pengelolaan keuangan. Ketika memiliki dana lebih, untuk apa uang yang dimiliki. Apakah disimpan di bank, investasi atau tidak sama sekali.
Menurutnya, bila tidak siap, bisa saja dana bisa habis dalam waktu seketika. Entah untuk biaya kesehatan atau ada perampokan. "Seperti kejadian di kehidupan nyata, jadi mesti bersiap ketika mengelola keuangan," tandas dia.
Setelah games selesai dalam waktu 30-45 menit, maka yang memiliki aset keuangan tertinggi yang menjadi pemenang. "Inti permainan belajar mengelola uang sebijak mungkin," tegas Indra.
Sementara itu, Rabu (25/6) lalu, karyawan BNI pun tidak luput untuk bermain games tersebut dan berlangsung di BNI Basuki Rahmad. Menurut Indra, pasca games tersebut, karyawan juga harus lebih pandai mengelola keuangan.
"Sedangkan untuk BNI, karyawan tersebut bisa menggunakan trik permainan dalam menawarkan serta mengenalkan produk Bank BNI," pungkasnya. (ley/red/fia)