HUT ke 61, BI Maksimalkan Diri Jaga Inflasi

MALANG – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang terus bergerak untuk menjaga kondisi perekonomian tetap stabil khususnya di periode Ramadan dan lebaran dimana permintaan pasar terhadap komoditas pangan cenderung melonjak.
Manager Humas Bank Indonesia, Edy Kristianto menuturkan, bila bulan Juni ini semua lokasi di Jawa Timur mengalami inflasi. “Beberapa sektor mengalami perubahan harga ketika jelang lebaran. Termasuk kebutuhan pokok, sehingga perlu kerjasama dari semua anggota TPID, termasuk BI harus maksimal.” tuturnya.
Menurut dia, untuk saat ini salah satu komoditas yang biasanya menimbulkan tingginya inflasi yakni beras persediaannya sudah aman sebab stok Bulog dipastikan aman hingga empat bulan ke depan.
“Selain itu, juga berlangsung operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok,” jelas dia kepada Malang Post.
Selain itu, anggota TPID seperti Dishub sudah berkordinasi dengan Organda untuk tuslah (kenaikan tarif khusus lebaran) yang menjadi kebutuhan mudik masyarakat untuk menetapkan harga yang sesuai.
“Sektor lain seperti Dinas Pendidikan yang menjadi anggota TPID telah saling berkoordinasi pula untuk menjaga kondisi keamanan ekonomi. Sebab tahun ajaran baru juga mempengaruhi pertumbuhan inflasi,” papar Edy panjang lebar.
Dia menyebutkan, untuk salah satu jenis transportasi lain, yakni udara juga menjadi salah satu sektor perhatian TPID. Pasalnya, selama tiga bulan terakhir tarif maskapai tergolong paling tinggi. Yakni periode Maret, April dan Mei.
“Sudah ada imbauan untuk memberi harga yang wajar. Selain itu ada masukan untuk penambahan flight dari maskapai baru,” tambahnya.
Sementara itu, Bank Indonesia Selasa (1/7) kemarin juga tengah merayakan ulang tahun ke 61. “Tahun ini ulang tahun langsung kami gabung dengan HUT RI juga, karena jaraknya hanya sebulan saja,” ujar Ketua Panitia HUT BI Kantor Perwakilan Malang ke 61, IDP Astadi Putra.
Menurut dia, terdapat dua acara untuk internal BI dan eksternal. Acara berlangsung mulai kemarin, dan akan berlanjut hingga bulan depan. “Ada beberapa rangkaian seperti acara sosial ke panti asuhan, donor darah dan pentas seni serta edukasi kebank sentralan,” ujar Putu. (ley/fia)