H-1 Pilpres, IHSG Tembus Level 5.024 Poin

MALANG – Sehari sebelum pemilihan umum presiden (pilpres), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tajinya. IHSG tercatat menanjak dan membuat posisinya naik lagi serta bertengger di level 5.024 poin.

“Akhirnya melewati level 5.000 poin lagi. Pasarnya semakin positif sebelum libur untuk coblosan,” ujar Branch Manager SucorInvest Abdul Gani Malang, Kartono.

Menurutnya, semakin mendekati penentuan presiden ke-7  Indonesia, pasar saham memang bergerak positif. Tercatat, sejak akhir pekan lalu selalu terjadi peningkatan dan diikuti oleh antusiasme investor. Baik lokal maupun asing. “Hari ini investor asing memborong saham dengan nilai mencapai Rp 1,4 triliun,” beber dia kepada Malang Post.

Dia menuturkan, bila IHSG sempat menyentuh level tertinggi pada perdagangan Selasa (8/7) kemarin di level 5.050 poin. Bila tren ini berlanjut, maka dia memprediksi di bulan ini indeks bisa mencapai level 5.300 poin.

“Asalkan pemilu berlangsung aman, laju kea rah sana tidak tertahankan. Apalagi, bila pemimpin negara sesuai dengan ekspetasi pasar, bisa jauh lebih cepat sebelum Juli berakhir. Bisa jadi pekan depan,” papar dia panjang lebar.

Pria yang akrab disapa Nando ini mengakui, pasar investasi sudah memiliki penilaian tersendiri untuk kedua calon presiden. Siapapun yang bakal duduk di kursi tertinggi, akan memberikan dampak pada minat investor.

Perdagangan kemarin pun mencatatkan raihan yang fantastis. Frekuensi transaksi sebanyak 274.043 kali, dengan volume 7,868 miliar lembar saham dan senilai Rp 10,773 triliun. Sebanyak 120 saham naik, 178 turun, dan 92 saham stagnan. “Padahal, akhir bulan lalu menembus Rp 5 triliun terasa berat,” tambah dia.

Sementara itu, Gema Goeryadi, Analisis Saham dari Astro International menyebutkan, bila secara histories IHSG akan naik di akhir Ramadan. Awal memang cenderung flat, dan bisa melesat ketika lebaran berakhir.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya yakni di Rp 11.695 per dolar AS. “Posisi Rupiah pun turut membaik sekarang,” tambahnya.

Hari ini, pasar saham akan berhenti melantai sebab sedang berlangsung melantai. “Ditunggu saja, setelah libur pilpres bagaimana perkembangan pasar saham,” pungkas dia.(ley/ary)