500 Anak Yatim Ngabuburit di Mall

MALANG - Hari Sabtu kemarin (12/7/14) di depan mall MX diadakan acara Ngabuburit Asyik bersama 500 anak yatim. Penyelenggara kegiatan itu adalah komunitas Sego Bungkus Malang. Acara tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 sampai 18.00 WIB.
“Kami dari komunitas Sego Bungkus sudah tiga kali ramadan ini mengadakan kegiatan seperti ini. Sebenarnya komunitas ini sudah 4 tahun ini melakukan kegiatan, tetapi untuk tahun pertama kami tidak melangsungkan kegiatan seperti sekarang ini,” ujar Ketua Pelaksana Ngabuburit Asik, Hanif Fatur Rohman.
Acara tersebut dimeriahkan oleh salah satu artis sinetron Juragan Jengkol, Mat Bibir. Selain itu juga ada penampilan dari karawitan cilik, The All Size, dan sanggar tari Sanaputra. Untuk tausiah dan doa dipimpin langsung oleh ust. Zainal Arifin, M.Ag.
Ramadan kali ini, Komunitas Sego Bungkus mengadakan buka bersama dan santunan kepada 500 anak yatim piatu di Malang.
“Dalam acara kali ini, ada sekitar 300 anak yatim dari daerah-daerah sekitar kota Malang. Untuk 200 lainnya, kami mengundang anak-anak yatim piatu dari kabupaten Malang,” katanya.
Rencananya Senin besok (14/7/14) mereka akan pergi ke daerah Ngajum, Kabupaten Malang dan menyantuni 100 anak yatim di sana. Mereka akan melanjutkan kegiatan ke daerah Pagak, kabupaten Malang pada hari minggu (20/7/14).
“Jadi, kami membagi santunan itu tidak hanya di daerah kota Malang saja, tetapi juga di daerah kabupaten. Mungkin, ini dapat membantu mereka dan memberikan kebahagiaan di bulan Ramadan,” lanjutnya.
Anak yatim puatu yang disantuni oleh mereka bukan dari panti asuhan saja. Mereka mencari sendiri beberapa anak yatim dan kekurangan di daerah-daerah sekitar Malang. “Kami sengaja tidak mengundang anak-anak yatim piatu dari panti asuhan karena mereka pasti sudah mendapatkan santunan dari beberapa lembaga dan bahkan komunitas. Kami mencari yang jarang tersentuh oleh mereka semua,” tambahnya.
Acara kali ini diadakan di depan Mall MX karena mereka ingin menunjukkan kepada beberapa orang bahwa masih banyak anak yang membutuhkan di kota Malang. Selain itu, anak-anak yatim piatu juga dapat mengetahui bagaimana suasana di daerah-daerah mall, seperti di MX dan Matos. “Dengan diadakannya acara ini di sini, kami berharap banyak orang yang akan tergugah hatinya dan dapat saling membantu orang-orang, khususnya anak-anak yang membutuhkan,” tuturnya.
Mereka menyampaikan bahwa dana yang mereka peroleh adalah dari beberapa donatur. Untuk acara yang besar seperti acara tersebut, mereka juga meminta bantuan pada beberapa sponsor dengan mengajukan proposal. “Kami tidak hanya mengadakan acara seperti ini, tetapi juga pemberian makanan geratis kepada orang jalanan, tukanng becak, dan orang-orang kurang mampu setiap kamis pukul 12 malam,” katanya.
Acara tersebut hanyalah salah satu agenda tahunan dari Komunitas Sego Bungkus saja. Mereka yang anggotanya 90 persen mahasiswa selalu membagikan makan geratis pada orang-orang jalanan yang membutuhkan. Mereka biasa berkumpul di depan RS Lavalette pada kamis malam. Setelah itu mereka pergi menggunakan mobil dan membagi-bagikan makanan untuk orang-orang jalanan, tuna wisma, dan orang kurang mampu.
“Seperti itulah aktivitas kami. Kami berharap semakin banyak orang yang bisa bergabung dengan kami dan dapat saling membantu bersama atau hanya membantu sebagai donatur saja,” tutupnya. (mg12/oci)