Permintaan Service Kendaraan Naik Jelang Lebaran

MALANG – Perjalanan mudik untuk lebaran kurang dari sepekan lagi. Bengkel roda empat seperti service center resmi mulai dibanjiri customer yang menyerviskan mobil untuk menunjang perjalanan ketika mudik maupun balik.

Service Relation Officer Bengkel Daihatsu Ahmad Yani Malang, Merry Loreynt menuturkan, bila peningkatan mulai terasa sejak sepekan terakhir. “Sejak pekan lalu mulai ramai customer yang menyervis kendaraannya,” tuturnya.

Menurut dia, kini permintaan servis dalam sehari selalu di atas 40 kendaraan. Bahkan, akhir pekan lalu sudah mencapai 55 unit dalam sehari. Padahal, ketika normal jumlah servis antara 30-40 kendaraan per hari.

Menurutnya, ketika hari normal customer bisa memesan nomor antrian sejak pagi hari atau sehari sebelumnya. Akan tetapi, dua pekan sebelum lebaran, booking sudah dihapus. “Sudah mulai terlihat yang hendak mudik di pekan lalu. Makanya, pekan ini pun kami sudah membatasi booking nomor antrian,” beber dia kepada Malang Post.

Dia menuturkan, berdasarkan kapasitas bengkel, dalam sehari service center Daihatsu tersebut mampu menampung 60-80 kendaraan per hari. “Angka tersebut berdasarkan rata-rata kendaraan yang masuk service di periode sama tahun lalu,” sebut dia.

Merry menguraikan, untuk servis kini juga lebih variasi. Customer meminta checking yang lebih lengkap ketimbang biasanya, sebab hendak dikenakan untuk perjalanan lebih jauh bersama keluarga. Faktor tersebut juga membuat proses servis lebih lama.

“Minimal satu jam. Bila memilih paket servis lengkap bisa 2-3 jam per kendaran,” tambah dia.

Terpisah, Service Counter Bengkel Suzuki UMC Malang, Tri Wantoko menyebutkan, permintaan mulai meningkat walau tipis. “Rata-rata antara 20-30 kendaraan. Normalnya, masih antara 10-15 kendaraan per hari,” sebutnya.

Menurut dia, mulai minggu ini diprediksi jumlah kendaraan yang masuk untuk service akan mengalami kenaikan yang signifikan karena semakin mendekati masa mudik. Menurutnya, kapasitas service harian di tempatnya mencapai 40 kendaraan per hari. (ley/fia)