Kalstar Terbang Tiap Hari Demi Pemudik

MALANG -  Maskapai penerbangan Kalstar Aviation turut merasakan berkah Ramadan di tahun ini. Maskapai yang melayani rute Malang-Balikpapan dan sebaliknya tersebut, kembali membuka jadwal penerbangan setiap hari, setelah selama sebulan sebelumnya harus mengurangi jadwal terbang.

Branch Manager Kalstar Aviation Malang, Samsu Riswanto menyebutkan, bila Kalstar mulai pekan ini terbang tujuh kali selama seminggu. “Efektif sejak Senin (14/7) kemarin, kami mulai terbang penuh lagi dalam sepekan,” sebutnya.

Menurut dia, penambahan ini untuk melayani permintaan calon penumpang yang tinggi, baik ketika arus mudik maupun balik.  Dia menuturkan, jika maintenance keterisian penumpang selama Juli ini sangat baik. “Sekarang average load factor sebesar 70 persen,” tutur dia kepada Malang Post.

Bahkan, sejak Juni lalu Kalstar juga mulai mengalami perbaikan load factor. Menurutnya, raihan yang dicapai mencapai 75 persen. Di bulan sebelumnya atau Mei, Kalstar memiliki jadwal empat kali terbang dalam sepekan, dan load factor di bawah 60 persen. 

“Menggunakan tiga kali penerbangan, load factor sesuai dengan target. Makanya, untuk menyambut lebaran, kami terbang full lagi,” jelasnya.

Samsu menargetkan, bila peak season yang terjadi saat Ramadan ini bisa berlanjut di bulan selanjutnya. Sehingga, Kalstar bisa melayani penerbangan dengan normal lagi, seperti ketika awal tahun lalu memulai penerbangan di Bandara Abd. Saleh.

“Targetnya terbang normal lagi. Bila load factor sesuai dengan perhitungan atau di kisaran 75 persen, pasti Kalstar tidak mengurangi jadwal terbang,” papar dia panjang lebar.

Samsu menambahkan, untuk arus mudik nanti, keterisian sudah 100 persen sejak H-7. Sementara, untuk arus balik menurutnya keterisian sudah mencapai 80 persen antara H+1 hingga H+7. “Yang masih agak longgar di H+1, malahan di hari tersebut kami masih memiliki harga promo,” tambahnya.

Untuk tarif selama lebaran ini, Kalstar mematok tarif antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Menurut dia, harga tiket tersebut patokan tertinggi selama ini.

Terpisah, Sales Manager Citilink Malang, Indra Fajar mengakui, bila reservasi untuk angkutan lebaran sudah penuh. “Untuk H-5 hingga H-1 sudah tidak ada seat lagi, malahan sejak awal bulan sudah penuh,” jelasnya. (ley/fia)