Putri Elsa dan Olaf Mejeng di Istana boneka

MALANG – Pesona film Frozen beberapa waktu lalu masih bertahan hingga saat ini. Sebagai bukti, dua bulan terakhir tokoh dari film Disney tersebut justru semakin dikenal dengan menjamurnya boneka Frozen di Kota Malang.
Tak terkecuali di Istana Boneka Malang, yang sejak Juni lalu mengeluarkan koleksi terbaru tersebut dengan lisensi langsung dari Disney. “Koleksi Frozen di Isbon ini mendapatkan ijin dari Disney. Semua outlet Isbon pasti menonjolkan koleksi ini sekarang,” ujar Supervisor Isbon  Malang, Lusia Irawati.
Menurut dia, ketiga tokoh utama dalam film Frozen, yakni Putri Elsa, Ana dan Olaf menarik bagi customer, khususnya anak-anak. Karakter ketiga tokoh ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar Frozen.
“Anak-anak paling banyak berburu boneka Frozen ini. Apalagi, Juni-Juli ini bertepatan dengan liburan sekolah, momen kemunculan koleksi terbaru kami ini jadi terasa pas. Sebab, memori film ini juga masih segar di ingatan mereka,” beber dia kepada Malang Post.
Perempuan yang akrab disapa Lusi ini menuturkan, bila sebulan terakhir, boneka ini paling mendominasi sales. Average penjualan mencapai 6-7 pieces per hari, unggul ketimbang karakter lain. Bahkan, di bulan ini bisa mencapai 10 pieces per hari.
“Ketika liburan hampir berakhir, anak-anak datang bersama orang tua dan memborong ketiga boneka Frozen. Elsa berwarna hijau tosca, Ana berwarna biru berpadu ungu dan Olaf boneka salju berwarna biru,” papar Lusi panjang lebar.
Dia menyebutkan, bila patokan harga boneka ini mulai dari Rp 129 ribu per pieces. Harga tersebut berlaku untuk karakter Olaf yang berukurang paling kecil. Sementara, untuk karakter dua putri, harganya mulai dari Rp 350 ribu per pieces. Bila menginginkan yang berukuran besar atau setinggi 120 cm, maka bandrol harganya dipatok Rp 1,5 juta.
Menurutnya, selain Frozen ini, muncul pula boneka dari film Disney lain yang tak kalah menarik yakni Sofia The First. Putri cantik berpakaian ungu ini juga menjadi salah satu best seller. “Munculnya hampir berbarengan, harga pun sama,” tandas Lusi. (ley/fia)