Harga Tanah Meningkat, Pemerintah Fokus Rusunawa

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengungkapkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) merupakan salah satu solusi mengatasi kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan.
“Rusunawa yang dibangun Kemenpera adalah salah satu solusi bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan. Apalagi saat ini harga perumahan terus mengalami kenaikan,” ujar Djan Faridz dalam siaran pers yang diterima JPNN, Sabtu (19/7).
Kemenpera, lanjutnya, akan terus mendorong kesadaran pemerintah daerah dan masyarakat agar mau tinggal di hunian vertikal. Sebab, mau tidak mau kebutuhan akan hunian khususnya di perkotaan terus meningkat. Sedangkan lahan untuk pembangunan hunian bagi masyarakat semakin terbatas.
“Pemerintah akan menambah jumlah Rusunawa di kawasan perkotaan di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat kurang mampu. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir tidak bisa memiliki tempat tinggal dan mereka bisa menyewa Rusunawa yang dibangun pemerintah di daerah,” terangnya.
Adanya kenaikan harga perumahan, tambah politisi PPP ini, kebanyakan disebabkan harga bahan bangunan serta tanah yang terus naik setiap tahunnya. Selain kedua faktor tersebut, bunga bank untuk pengembang juga naik hingga 12 persen dan kenaikan tersebut dibebankan kepada konsumen sehingga harga rumah juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. (esy/jpnn)