Transaksi Harian Pegadaian Tembus Rp 13 Miliar

MALANG – Menjelang lebaran, Pegadaian Kantor Wilayah Malang ramai dikunjungi oleh nasabahnya. Sebagai bukti, transaksi harian meningkat hingga 30 persen, terlebih selama bulan Juli ini.
Manager Pegadaian Area Malang, Bambang Munirianto menuturkan, bila sebulan terakhir jumlah transaksi harian antara Rp 10 miliar sampai Rp 13 miliar. Tahun lalu ketika menjelang lebaran atau selama bulan Ramadan, average transaksi antara Rp 9 miliar sampai dengan Rp 10 miliar per hari.
 “Peningkatannya antara 20-30 persen, dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara bila dibanding bulan sebelumnya, kenaikan sekitar 30 persen,” tuturnya.
Menurut Bambang, secara keseluruhan di area Malang Raya, meliputi Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang terjadi sekitar 1200 transaksi per hari. Prosentase antara Kota Batu digabung dengan Kabupaten Malang setara dengan Kota Malang.
Gadai perhiasan paling banyak dilakukan masyarakat Kabupaten Malang dan Kota Batu. Sedangkan barang elektronik dan kendaraan bermotor paling banyak digadaikan di Kota Malang. Barang elektronik berupa laptop dan handphone paling banyak digadaikan oleh mahasiswa.
Dia menyebutkan, bila di tahun ini transaksi gadai sebesar 90 persen dikuasi oleh gadai emas. Sisanya berupa barang elektronik dan barang berharga. Termasuk pula surat berharga seperti surat kendaraan bermotor. “Sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Emas menguasai barang gadai dari nasabah. Begitu pula yang akan ditebus jelang Ramadan ini,” beber dia kepada Malang Post.
Bambang menambahkan, bila transaksi tebus barang dari nasabah memang meningkat, khususnya perhiasan. Sebab, masyarakat mulai bersiap untuk menyambut lebaran dengan perhiasan yang selama ini digadai di Pegadaian. “Pekan terakhir ini pasti semakin besar. Transaksi bisa mencapai Rp 15 miliar per hari,” tambahnya.
Menurut dia, perhiasan memang menjadi omzet gadai terbesar. Misalnya di tahun lalu, dari total Rp 2,4 triliun, sebanyak Rp 1,95 triliun dari gadai perhiasan. Mulai dari kalung, cincing, anting hingga gelang.
Sebagai contoh, Kepala Pegadaian Unit Turen, Nur Mustakim menyampaikan, untuk unit Turen yang dibantu dengan empat unit cabang pembantu, meliputi Wajak, Dampit, Sumbermanjing Wetan dan Gondanglegi telah terjadi kenaikan transaksi mencapai 50 persen. “Di Unit Turen saja, bila rata-rata terjadi 50 transaksi per hari, sudah mencapai 80 transaksi per hari,” sebutnya.
Jumlah tersebut, sekitar 70 persen merupakan nasabah yang menebus barang dan membuktikan bila masyarakat sedang bersiap menyambut lebaran dengan barang yang sebelumnya digadaikan. (ley/fia)