Taspen Jual 500 Paket Sembako Murah di Tarekot

MALANG - PT Taspen Persero Cabang Malang turut serta dalam mengurangi potensi inflasi di Kota Malang untuk Juli ini. Caranya, dengan menggelar pasar murah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tengah kebutuhan bahan pokok yang meningkat menjelang lebaran.
Sebanyak 500 paket sembako disiapkan dalam acara yang berlangsung Selasa (22/07) kemarin, di halaman Taman Rekreasi Kota (Tarekot) Kota Malang. Kepala Taspen Cabang Malang, Robin T. Siahaan menuturkan, bila kegiatan yang dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada peserta. “Menjelang hari raya, kenaikan harga biasanya tidak terhindarkan. Kami coba peduli kepada PNS yang merupakan peserta Taspen,” tuturnya.
Menurut dia, acara tersebut juga sesuai dengan instruksi Taspen pusat kepada 48 cabang di seluruh Indonesia. Pasar murah itu menyediakan paket sembako senilai Rp 100 ribu. Tetapi, Taspen hanya menjualnya dengan harga Rp 50 ribu saja. Untuk kegiatan ini, Taspen mengucurkan dana sebesar Rp 3,3 miliar secara nasional.
“Kami jual separuhnya saja. Paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, dan mi instan,” ujar dia kepada Malang Post.
Dia menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan upaya meringankan PNS untuk memenuhi kebutuhan lebaran menjelang lebaran. Pasalnya, kebutuhan untuk persiapan lebaran dipastikan tinggi, sehingga dengan harga yang lebih murah ini bisa menjadi berkah.
“Mudah-mudahan berkah dengan Pasar Murah ini. Khususnya untuk PNS golongan 1 yang menjadi sasaran Taspen,” tegas Robin.
Menurutnya, dengan adanya program ini, Taspen mengharapkan loyalitas peserta semakin meningkat dan eksistensi Taspen makin diketahui oleh PNS. Tidak hanya sebagai tempat untuk membayar iuran pensiun saja.
Selain itu dia juga menyampaikan, bila gaji pensiunan ke 13 juga telah siap dibayarkan mulai hari ini (23/7). Sehingga, pensiunan bisa mengambil pensiunan ke 13 tersebut di kantor bayar yang selama ini bekerjasama dengan Taspen.
Robin menghimbau, bila memang dana tersebut benar-benar dibutuhkan, bisa segera diambil. Tetapi bila tidak, lebih baik menahan diri, untuk mengurangi dampak antrian pengambilan gaji pensiunan tersebut yang mencapai Rp 140 miliar untuk 69 ribu peserta dalam lingkup Taspen Cabang Malang.
“Jumlah ini meningkat 4 persen ketimbang tahun lalu, dan peserta bisa mengambilnya mulai besok,” tukasnya. (ley/fia)