Nikmatnya Ketupat Poelang Kampoeng Taman Indie

MALANG–Berkumpul bersama keluarga ketika momen lebaran, kurang lengkap bila tidak merasakan sajian ketupat dan sayurnya. Anda patut merasakan sajian ketupat ala Taman Indie Resto. Lezat dan tepat dinikmati sambil berkumpul bersama keluarga di Taman Indie.
Taman Indie Resto, berada di sisi utara Kota Malang, dan berada dalam satu kawasan di Kota Araya. Selain sajiannya khas dan dipastikan menggoda, resto tersebut menawarkan suasana nyaman ala desa yang segar serta hijau. Dipadu dengan gemericik air, Taman Indie membuat ketagihan, baik masakan maupun suasananya.
Taman Indie, bisa Anda kunjungi bersama keluarga mulai pukul 10.00 WIB. Pilihan menu kali ini, seperti ketupat lebaran tempoe doeloe, ketupat orem-orem, ketupat lontong kikil, ketupat mendoan dan ketupat tahu Blitar. “Aneka ketupat spesial sesuai momen, disamping menu reguler. Menu ini bisa dipesan hingga 4 Agustus nanti,” ujar Kepala Bagian Promosi Kota Araya, Adi Bagus Ramadian.
Menurut Adi, tema yang diangkat tahun ini Poelang Kampoeng. Sama dengan momen lebaran, ketika banyak orang kembali berkumpul bersama, setelah sempat terpisah karena pekerjaan, balik lagi bersama di momen yang fitri. Tetapi, Taman Indie tetap konsisten mengangkat sajian kuno yang sudah susah ditemui di tempat lain. Sayur lodeh manisa, telur bumbu petis, koya dan bubuk kelapa menjadi satu dalam sajian ketupat lebaran tempo doeloe.
Sementara itu, orem-orem tahu tempe, pindang telur, sate udang, peyek kacang dan urap-urap merupakan isian dari ketupat orem-orem. “Ada makanan khas Blitar pula, berupa ketupat dipadu tahu bumbu udang serta rempeyek,” beber Adi kepada Malang Post.
Sajian tadi, bisa Anda nikmati dengan harga Rp 52.500 per pack. Harga tersebut, masih sesuai jangkauan, apalagi momen kebersamaan yang segar ala desa yang ditawarkan kepada Anda.
Anda bisa menemukannya, dari setiap sudut ruang yang ada di Taman Indie. Misalnya, ketika pertama kali masuk depan resto, Anda akan melihat beduk tergantung. Di sekitarnya, jajanan ringan seperti kue sagon, antari, hingga keciput yang seolah Anda sedang pulang ke rumah sendiri. Anda bisa memilih lokasi untuk berkumpul bersama keluarga.
Misalnya saja di Pawon. Anda akan melihat tungku tempat memasak, seperti di dapur dengan kepulan asap. “Bisa melihat chef memasak secara langsung sembari menunggu hidangan disajikan di angkringan. Bila menginginkan ruang yang formal untuk menikmati sajian, lokasi seperti Bale Agung sangat pas. Meja makan besar, kerap menjadi area berkumpul instansi,” paparnya panjang lebar.
Pria yang gemar fotografi ini menyebutkan, untuk menu lain seperti sop buntut, sego deso, dan olahan gurami. Masih ada lagi ayam goreng lengkuas dan nasi campur Bali. Sajian tersebut, bisa diperoleh dengan bandrol mulai dari Rp 40 ribuan. Untuk menu minuman yang patut untuk dicoba seperti es daluman, es campur mahameru, es sirsak, es soda gembira, es Gunung Kelud, ice cream double scope chocolate strawberry dan pineapple smoothie yang memiliki citarasa fantastis.
Terasa kurang lengkap, bila datang ke Taman Indie tetapi tidak menikmati area terbuka tepat di samping sungai. Tak pelak view sungai dan sawah menyempurnakan suasana desa di tempat itu. Belum lagi, pepohonan yang rindang, membuat Anda dipastikan betah menikmati kebersamaan sekaligus semilir angin.
Malam hari ke Taman Indie pun tidak kalah menarik. Pasalnya, tak hanya suasana asri saja yang diperoleh tamu. Suasana eksklusif dan romantis pun bisa diperoleh dan seakan berkunjung di area yang jauh dari Kota Malang. Pencahayaan dan pemasangan lampu, yang terkadang ditambah dengan cempluk membuat suasana seperti di masa lalu.
Taman Indie akan tutup pukul 23.00 WIB. Tetapi, last order akan berlaku pukul 21.00 WIB. “Kami tidak akan mengusir tamu, tetapi last order yang kami tentukan,” tandasnya.(ley/ary)