Kaos Khas Malang Laris Manis Saat Lebaran

MALANG – Datang ke Malang tak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh khas. Ada banyak tempat yang menawarkan produk otentik Malang, mulai dari jajaran keripik tempe di kawasan industri Sanan, hingga gerai fashion Soak Ngalam yang berada di kawasan jalan Kawi. Menyajikan busana hingga aksesoris seperti pin hingga gantungan kunci bertema Malang dengan desain unik membuat Soak Ngalam menjadi jujugan para wisatawan.
Manager Soak Ngalam, Bernard mengatakan, masyarakat yang membeli souvenir di sana kebanyakan masyarakat yang dulunya tinggal di Kota Malang tetapi pada saat ini sudah tinggal di luar kota.
“Banyak orang dari luar kota terutama Jakarta yang dulunya orang Malang dan nostalgia dengan tulisan-tulisan dari kaos kami,”kata dia.
Meskipun tanpa ada harga khusus di waktu lebaran, souvenir yang dikerjakan di daerah Pakis ini tetap diburu oleh para pembeli yang rata-rata berdomisili di luar kota. Karena itulah, tak heran jika selama lebaran, angka penjualannya naik signifikan.
“Omset penjualan di store Jalan Kawi, Sengkaling dan di Museum Angkut Kota Batu mengalami peningkatan saat lebaran tahun ini,”ujarnya.
Kaos bahan sablon dengan tulisan yang bisa menyala dalam keadaan gelap menjadi souvenir yang banyak dibeli oleh masyarakat. Dengan harga Rp 85 ribu sudah bisa mendapatkan kaos tersebut dengan berbagai macam pilihan motif yang bervariasi. Pilihan lain ada jaket dan kaos pblong dengan harga mulai Rp 70 ribu.
Mainan tradisional untuk anak-anak seperti kelereng dan sontoloyo juga bisa didapatkan di Soak Ngalam. Ada juga souvenir lainnya seperti mug, stiker, ketapel, celana, hingga gamelan untuk perabotan rumah tangga dengan harga Rp 10 ribu sampai 50 ribu.(mg15/fia)