Load Factor Kalstar Tinggi Hingga Pertengahan Bulan

MALANG – Maskapai penerbangan Kalstar Aviation mencatatkan peningkatan load factor medio Juli lalu, dan dipastikan berlanjut di bulan ini. Pada bulan yang bertepatan dengan Ramadan dan lebaran tersebut, load factor Kalstar mencapai 65 persen, dan hingga pertengahan Agustus ini, reservasi tiket sudah mencapai 85 persen.
“Untuk rute Malang-Balikpapan, bulan ini sangat tinggi. Hingga tanggal 17 Agustus mendatang telah mencapai 85 persen,” ujar Branch Manager Kalstar Aviation Malang, Samsu Riswanto.
Menurut dia, raihan selama Juli lalu tergolong tinggi ketimbang bulan sebelumnya atau di bulan Juni ketika Kalstar mencatatkan load factor di bawah 60 persen. Malahan, untuk bulan Mei, hanya 49 persen saja. “Itulah alasannya, ketika dua bulan lalu kami sempat mengurangi jadwal penerbangan Kalstar menjadi seminggu tiga kali saja,” beber dia kepada Malang Post.
Samsu menyebutkan, untuk arus mudik yang tercatat tinggi load factornya untuk arah Balikpapan-Malang. Sejak pertengahan bulan, maintenance keterisian penumpang di atas 75 persen dan terus memuncak hingga menjelang lebaran.
Sebaliknya, untuk arus balik kali ini, Kalstar mencatatkan tingginya load factor. Dia mengakui, hingga 10 Agustus mendatang, reservasi untuk tujuan Balikpapan sudah mencapai 95 persen. “Tinggal sedikit saja yang tersisa,” tegasnya.
Padahal, hingga pertengahan bulan ini, harga tiket tergolong tinggi. Kalstar maksimal mematok harga tiket, antara Rp 1,2 juta hingga Rp 1,524 juta. “Kami memakai tarif batas atas, untuk arus mudik dan balik, dan masih berlanjut hingga jelang HUT Kemerdekaan RI,” papar dia panjang lebar.
Menurutnya, hingga saat ini pun masyarakat yang tengah berlebaran di Malang masih belum sepenuhnya balik ke Kalimantan. Tidak heran, bila Kalstar juga masih mengoperasikan armada berkapasitas 125 seat tersebut sepekan penuh.
“Target kami memang Kalstar kembali terbang setiap hari. Bila load factornya di atas 60 persen terus, kami berani,” tambahnya.
Masih menurut dia, paska kemeriahan lebaran dan HUT RI, Kalstar akan menggunakan strategi harga agar load factor tetap tinggi. Yakni dengan mematok tarif promo di kisaran Rp 400 ribu. (ley/aim)