Keramik Dinoyo Terimbas Lebaran

MALANG – Momen lebaran membawa berkah bagi perajin keramik di Kota Malang. Kampung keramik di daerah dinoyo Kota Malang pun juga menjadi salah satu tujuan masyarakat yang ingin membeli souvenir. Toko yang berada di jalan MT Haryono XI/42 ini sudah ramai dikunjungi pembeli seminggu sebelum dan setelah lebaran.
“Kenaikan penjualan kami bisa sampai dua kali lipat ketika musim lebaran,” ungkap pemilik toko Family Keramik, Mulyati.
Masyarakat dari Pacitan, Jakarta, Kalimantan sampai Ternate menyukai keramik buatan dari pabrik yang juga berada di Kota Malang tersebut. Maklum pembuatan keramik secara manual yang dikerjakan dengan tangan para pekerja ini membuat hasil keramik yang dijual terlihat lebih eksklusif. Keramik dengan bentuk guci cerobong yang dikerjakan bisa sampai satu bulan pemesanan di toko Family Keramik ini saja bisa terjual 10 biji dalam sebulan.
“Guci dengan motif kaligrafi dan bunga-bunga biasanya kami jual satuannya seharga Rp 1 juta ketika lebaran,” ujarnya.
Guci dengan tulisan ayat-ayat Al-Quran setinggi satu meter itu biasa di pesan oleh masyarakat Ternate. Menurut Mulyati, masyarakat Ternate senang dengan guci itu karena terkesan seperti barang kuno untuk koleksi pribadi. Tak hanya itu, guci keramik pundi dan segi enam pun juga laris dibeli oleh masyarakat Bali ketika lebaran kemarin.
Souvenir untuk acara pernikahan juga laris manis dipesan oleh masyarakat ketika lebaran. Dengan harga mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 15 ribu sudah bisa mendapatkan pilihan buah tangan dengan motif sesuai pesanan. “Kalau souvenir untuk acara pernikahan itu biasanya masyarakat uda pesan terlebih dahulu waktu bulan Ramadan kemarin jadi ketika lebaran tinggal mengambil pesanan saja,”katanya.
Yang diminati pembeli mulai dari keramik yang berukuran kecil seperti gelas, mug, pigora, tempat aroma terapi dan asbak menjadi pilihan souvenir bagi masyarakat ketika lebaran kemarin.
“Biasanya kalau souvenir yang kecil-kecil gitu yang beli kebanyakan mahasiswa yang mau pulang kampung untuk oleh-oleh saudaranya,” kata dia. (mg15/oci)