Sambut Agustus, Perusahaan Otobus Optimistis

MALANG – Hingga H+8 Lebaran, arus balik pemudik yang memanfaatkan moda transportasi bus masih tinggi. Khususnya untuk bus antar propinsi, seperti tujuan Jawa Tengah, Jakarta, Sumatra maupun Bali.
Kepala Perwakilan PT Rosalia Indah Malang, Agus Setiawan mengungkapkan, tren ini diprediksikan masih akan terjadi hingga pertengahan Agustus mendatang.
“Untuk arus balik masih sangat tinggi di tempat ini, khususnya sejak akhir pekan lalu,  sampai akhir pekan mendatang,” ungkapnya.
Menurut dia, untuk arus balik dan mudik kali ini, peningkatan mencapai 200 persen. Hal itu bisa terlihat dengan bertambahnya armada bus mencapai 8 unit per hari. “Sejak masa mudik lalu, kami sudah menambah delapan unit bus, khusus tujuan Jawa Tengah dan Jakarta,” beber dia kepada Malang Post.
Sementara itu, untuk tujuan Sumatra seperti Lampung, Rosalia Indah menambah satu armada bus sehingga dalam sehari bisa mencapai dua kali pemberangkatan. Menurutnya, berbeda dengan arus mudik lalu, masa arus balik lebih panjang.
Sebagai bukti, Perusahaan Otobus (PO) yang berkantor di Jalan Hamid Rusdi tersebut masih menggunakan armada dengan jumlah yang sama hingga tanggal 10 Agustus mendatang.
“Sampai tanggal 7 Agustus, sudah full penumpang. Sementara sesudahnya, di atas 80 persen hingga 10 Agustus, terutama yang menuju Jakarta,” urai dia panjang lebar.
Sedangkan untuk tujuan Sumatra, malah lebih lama lagi. Tercatat, hingga 18 Agustus mendatang sudah ada pemesanan tiket di atas 50 persen. Menurutnya, berbeda untuk tujuan Jawa, mereka yang balik ke Lampung masih menunggu masa HUT Kemerdekaan.
“Tahun sebelumnya, ketika bulan Agustus pasti tinggi pula,” tambahnya.
Terpisah, Manager Restu Mulya, Komang Sudiatmiko menuturkan, untuk tujuan Bali penumpang masih tinggi hingga tanggal 6 Agustus.
“Sudah 85 persen terisi hingga tanggal itu, dengan dua kali keberangkatan,” urai dia.
Menurut dia, dua armada tersebut membuat Restu Mulya mengalami peningkatan dua kali lipat ketimbang hari normal. Pasalnya, PO yang berpusat di Bali tersebut hanya melayani satu kali keberangkatan saja dalam sehari.
Sementara itu, untuk tujuan Jakarta dengan PO Malino Putra, tingginya penumpang saat arus balik berlaku hingga 9 Agustus atau akhir pekan ini. Dalam sehari, terdapat enam bus yang berangkat ke Jakarta. Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat ketimbang hari normal, yang hanya 2-3 bus per hari.
“Masih tinggi hingga akhir pekan nanti. Tetapi, untuk tanggal 9-10 bus yang berangkat tersisa 5 unit saja,” ujarnya.
Saat mudik kali ini, PO Malino Putra dan rata-rata bus antar propinsi lain alami juga, mendapat hambatan kemacetan. Terjadi keterlambatan mencapai 12 jam, sehingga penumpang dipaksa menunggu, hingga hari berikutnya untuk balik ke Jakarta. (ley/oci)