Hari Kerja Berkurang, Omzet Mail Menyusut

MALANG – PT Pos Indonesia (Kantor  Pos) Cabang Malang hanya mencapai 70 persen dari target omzet mail dan parcel selama Juli lalu. Pencapaian tersebut membuat omzet Kantor Pos menurun menjadi Rp 1,96 miliar saja.
“Juli lalu pencapaian kami lebih rendah dari bulan sebelumnya. Sebab, pada Juni kami berhasil mencapai Rp 2,078 miliar,” ujar Manajer Pemasaran Kantor Pos Cabang Malang, Rusdianto.
Dia menuturkan, ketimbang periode yang sama 2013 lalu, ketercapaian omzet sebesar 81,65 persen. Untuk Juli 2013, Kantor Pos berhasil meraup omzet mencapai Rp 2,4 miliar. “Makanya, di tahun ini kami mematok target mencapai Rp 2,7 miliar, tetapi hasilnya memang jauh,” papar Rusdi, sapaan akrabnya.
Dia mengakui, hal utama yang membuat omzetnya anjlok yakni hari kerja yang sedikit. Dengan jumlah hari efektif sebanyak 23 hari saja, omzet rata-rata sekitar Rp 90 juta per hari. “Sebenarnya, bila dilihat dari pencapaian harian, tidak begitu jauh berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Hanya memang waktu yang berkurang,” sanggah Rusdi.
Dia menyebutkan, untuk Juli lalu, paling menurun pada pendapatan sektor ritel. Dari capaian Rp1,9 miliar di Juli 2013, hanya terrealisasi Rp 1,44 miliar di Juli tahun ini.
Dia merinci, untuk pos internasional menyumbangkan omzet sebesar Rp 318 juta. Sementara, untuk pengiriman paket di dalam negeri sebesar Rp 680,1 juta dan mail mencapai Rp 964 juta.
Pria asal Sidoarjo ini pun menyebutkan bulan ini tren lesu masih berlanjut. Bila berkaca dari hasil tiga tahun terakhir, maka Kantor Pos hanya mematok omzet Rp 1,75 miliar. Dia mengatakan, optimis bisa melampaui target itu.
“Tahun lalu Agustus hanya mencapai Rp 1,71 miliar. Tahun ini naik tipis,” tegasnya.
Rusdi mematok pencapaian sebesar 120 persen dari target di bulan yang berbarengan dengan peringatan HUT RI ke 69 ini. (ley/fia)