BTN Kucurkan KPR Rp 300 Miliar

MALANG – Bank Tabungan Negara (BTN) mencatatkan penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) mencapai Rp 300 miliar hingga Juli lalu. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 20 persen disbanding periode yang sama di tahun 2013 lalu.
Branch Manager BTN Cabang Malang, M Adrian Syahbandi menyampaikan, bila penyaluran kredit property masih sangat tinggi di tahun ini. “Meskipun ada pembatasan mengenai penyaluran kredit, tetapi kami masih bisa mencapai target dengan rata-rata Rp 45 miliar per bulan,” ujarnya.
Menurut dia, maintenance laju kredit yang digapai ini melebihi target di awal tahun. Sebab, BTN mematok pertumbuhan sebesar 18 persen saja. “Semoga trend bagus tetap berlanjut hingga akhir tahun mendatang,” bebernya kepada Malang Post.
Dia mengakui, dominasi KPR terdapat pada  penyaluran kredit rumah bersubsidi. Sekitar 75 persen KPR BTN untuk rumah yang dijual dengan patokan harga di bawah Rp 105 juta tersebut. “Nilai kredit masing-masing nasabah non subsidi pasti lebih besar, karena rumah bersubsidi secara harga lebih murah,” ujarnya.
Dia menuturkan, BTN memang konsen memfasilitasi rumah bersubsidi sekaligus membantu program pemerintah untuk mengatasi tingginya angka backlog. Akan tetapi, sektor non subsidi pun tidak patut ditinggalkan. “Dua sisi itu memiliki kelebihan sendiri-sendiri. Seperti tingkat keamanan penyaluran kreditnya,” tambah dia.
Dia mengakui, bila target penyaluran KPR BTN mencapai Rp 500 miliar tahun ini. Angka tersebut kini sudah tercapai lebih separuhnya. Dia pun optimis bisa mencapai target untuk melihat potensialnya dan berjalannya bisnis di BTN.
Pria ramah ini menyampaikan, untuk penyaluran KPR maupun KPT, Bank BTN tidak akan meninggalkan prinsip kehati-hatian. Kontribusi untuk masyarakat Malang Raya masih tetap besar namun dengan seleksi yang ketat pula.  “Di Malang juga masih sangat besar yang membutuhkan kredit sektor properti. Kami boleh kejar target, tetapi tetap selektif,” pungkasnya. (ley/feb)