Youke Shop Sasar Kelas Bawah dengan Konsep Butik

MALANG - Pasar mode beberapa tahun terakhir berkembang pesat. Sejalan dengan itu, peluang bisnis di bidang fashion pun turut menjamur dan dibuktikan dengan banyaknya butik, termasuk di Kota Malang.

Butik memang dianggap menjanjikan pendapatan yang besar, sebab konsumennya dari berbagai kalangan khususnya bagi kaum hawa. Tak heran jika usaha seperti ini akan mendapatkan respon yang baik dari konsumen. “Pakaian atau fashion, kini menjadi salah satu gaya hidup masyarakat. Mereka tinggal memilih butik mana dengan banyak butik yang bisa dipilih,  dan menyesuaikan selera dalam berbusana,” ujar Owner Youke Shop, Laily Noor Hidayah.

Peluang tersebut dimanfaatkan pula oleh Youke Shop, yang memulai bisnis fashion sejak pertengahan Agustus tahun 2014 ini. Berbeda dengan kebanyakan butik yang memilih mall sebagai area bisnisnya. Youke Shop justru dibuka di Jalan Laksda Adi Sucipto 262 Malang. Sasarannya, konsumen dari kalangan menengah ke bawah. “Kami coba menyasar pasar yang menengah ke bawah, tetapi dengan koleksi yang berkualitas,” ujar Owner Youke Shop, Laily Noor Hidayah.

Dia mengungkapkan, Youke Shop mencoba menghilangkan pandangan banyak orang, bila butik menawarkan pakaian serba mahal dan khusus melayani orang kaya, pejabat, maupun keluarga pejabat. Rata-rata  pakaian atau busana yang terpajang di dalam gerai butik berkelas dengan harga bombastis.

“Youke shop menyediakan dan menawarkan berbagai model pakaian. Busana untuk berbagai kalangan, khususnya kalangan menengah ke bawah,” tegasnya.

Perempuan 29 tahun ini mengatakan, Youke berkonsep butik, karena ia ingin mengajak masyarakat dari kalangan menengah  ke bawah masuk dan bisa merasakan membeli baju di butik. “Konsep toko baju ala butik ini saya buka karena ingin mengajak masyarakat bawah tidak takut lagi masuk ke dalam butik. Tujuannya, tidak kalah dengan orang kaya yang hampir tiap hari keluar masuk butik,” katanya.

Menurut Laily, untuk memenuhi kebutuhan fashion di masyarakat, Youke shop menyediakan berbagai macam koleksi, seperti busana Muslim, pakaian wanita mulai dari blues, t-shirt, dress dari bahan jersey, sifon maupun dari bahan lenon. Selain itu, Youke shop pun juga menyediakan tas, dan aksesoris wanita mulai dari kalung,bross, hingga jam tangan.

Dia menegaskan, dengan berbagai macam koleksi tadi, bidikan bisa lebih luas. Seperti segmen pelajar, mahasiswi, wanita karier, dan ibu rumah tangga.

Perempuan lulusan Universitas Widya Gama Malang ini mengakui sengaja membidik segmen masyarakat kelas menengah ke bawah koleksi fashion mulai dari Rp. 20 ribu hingga Rp 100 ribuan. Asesoris, malah lebih terjangkau lagi dengan bandrol mulai dari Rp 10 ribu, seperti gelang dan bross. “Semua koleksi fashion relatif murah dengan jaminan kualitas. Bahan pun tidak kalah layaknya fashion harganya mahal,” ujarnya.

Menurut Laily, selain melayani pembeli di gerainya, ia juga memasarkan barang dagangannya menggunakan via online, mulai dari via Blackberry Messanger, facebook, twitter, maupun instagram. Bagi dia, pemasaran dengan menggunakan media sosial tersebut sangat efektif, sehingga orang tidak perlu susah-susah lagi datang ke toko atau butik untuk melihat baju yang akan dibelinya. "Pembeli cukup melihat foto, pesan sesuai keinginan dan ukuran baju, barang terkirim. Pengiriman barang untuk wilayah Kota Malang gratis,” papar dia panjang lebar.

Yang menarik,Youke shop mulai beroperasi di Kota Malang pada tanggal 17 Agustus 2014, bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Kemerdekaan R I ke- 69. “Selain mengingat jasa para pahlawan, peresmian Youke Shop pada saat detik-detik proklamasi juga akan menjadi semangat juang ketika berbisnis,” tutupnya. (ley)