Alokasikan CSR untuk Lingkungan

MALANG – Bank Danamon termasuk salah satu instansi yang konsisten dalam memberikan perhatian terhadap lingkungan. Secara rutin, bank yang didirikan 1956 ini mengalokasikan dana corporate social responsibility (CSR) di bidang lingkungan melalui program Bulan Kepedulian Lingkunganku (BKL). Sabtu lalu (23/8/14), Danamon menyerahkan 10 gerobak sampah dan 25 tempat sampah kepada Dinas Pasar Kota Malang.
“Kenapa gerobak dan tempat sampah, sebab kami ingin mengajak masyarakat Malang untuk selalu menjaga kebersihan. Kali ini kami khusus menyerahkannya ke Dinas Pasar Kota Malang supaya gerobak dan tempat sampah tersebut bisa ditempatkan di pasar-pasar,” kata Branch Corporate Officer (BCO) Donny Danardono.
Pasar dipilih karena area tersebut termasuk penghasil sampah yang cukup besar. Penempatan tempat sampah di sudut-sudut pasar diharapkan dapat meminimalisir aksi pengunjung yang membuang sampah sembarangan, sehingga menjaga pasar untuk tampil ‘lebih bersih’ dari sebelumnya. Pembagian tempat sampah organik dan anorganik juga sekaligus menjadi media edukasi kepada masyarakat untuk memilah terlebih dahulu sampah yang akan dibuang.
“Terkadang kita kebingungan saat ingin membuang sampah tapi tidak menemukan tempat sampah. Atau, kalaupun ada lokasinya jauh, nah dengan penambahan bantuan dari kami ini, diharapkan semakin memudahkan masyarakat,” kata Donny.
Branh Manager Bank Danamon Malang Yunia Sri Hidayat mengatakan, pelaksanaan CSR merupakan investasi sosial yang berperan untuk memperkuat kegiatan dan kelangsungan bisnis bank dan anak perusahaan. Melalui BKL, lanjutnya, Danamon menunjukkan perhatian khususnya terhadap isu lingkungan hidup. “Lingkungan yang baik dan sehat merupakan dasar kebutuhan kita dan keluarga dalam melakukan beragam aktivitas dan berkarya. Melalui bantuan ini, kami ingin mengajak semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat tersebut,” urainya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pasar Kota Malang Bambang Suhariyadi menyambut baik bantuan CSR yang diberikan oleh Danamon. Ia berharap langkah Danamon tersebut dapat diikuti oleh lembaga dan perusahaan lain. “Bersama-sama kita menjaga lingkungan yang bersih. Harapan kami yang lain, Danamon juga lebih memperhatikan kebutuhan para pedagang pasar dan di sekitarnya. Misalnya saja dengan mengeluarkan program pinjaman dengan bunga khusus yang lebih rendah, sehingga memudahkan pedagang kecil untuk meminjam dan mengangsurnya. Jika ini bisa direalisasikan, sekaligus dapat membantu usaha mikro kecil,” kata Bambang.
Acara penyerahan gerobak dan tempat sampah dari Danamon ini disalurkan melalui Yayasan Danamon Peduli yang juga membawahi karyawan Adira. Tidak hanya perwakilan dari Danamon, Adira, dan pejabat di lingkungan Dinas Pasar Kota Malang saja yang menikmati acara dan hiburan yang digelar di area depan Pasar Sukun itu, tapi juga pengunjung pasar yang menyempatkan untuk berhenti sejenak melihat dari area luar tenda. (han)