Giant Tawarkan Jeruk Lonkam Malang

MALANG – Supermarket atau pasar modern di Malang telah melewati salah satu masa puncak untuk meraup omzet yang tinggi, yakni momen lebaran. Setelah itu, supermarket pun mesti memiliki strategi agar tetap omzet bisnisnya stabil. Misalnya dengan mengintensifkan promo serta menggandeng petani, sebagai supplier langsung untuk barang yang didagangkan.
Giant Plaza Araya menjadi contoh. Supermarket tersebut, sejak pertengahan Agustus lalu intensif menggelar promo di luar store, untuk menawarkan fresh product.
“Setelah omzet yang tinggi saat lebaran, maka harus ada promo yang lebih agar hasilnya tidak terlalu jomplang,” ujar Store Manager Giant Plaza Araya, Sungkowo.
Dia menuturkan, bila promo outdoor yang dilakukan pun berbeda dengan biasanya. Sebab, Giant menawarkan produk lokal Malang yang dibeli langsung dari petani. “Tanpa supplier, membuat cost pembelian kami lebih rendah, dan harga yang kami jual pun sangat murah,” ujarnya.
Produk fresh tersebut berupa Jeruk Lonkam dari kawasan Kabupaten Malang. Giant langsung mendapatkan jeruk dari panenan petani. Hasilnya, jeruk tersebut ditawarkan dengan harga Rp 10 ribu per kg.
“Padahal, di tempat lainnya pasti lebih mahal. Apalagi dengan kompetitor supermarket, yang masih mengandalkan supplier,” papar Sungkowo kepada Malang Post.
Menurutnya, hasil penjualan pun luar biasa. Sebab, harga yang terhitung ‘hancur’ tersebut membuat Giant berhasil menjual Jeruk Lonkam Malang mencapai  satu ton dalam kurun waktu seminggu. Omzetnya, sebesar Rp 7-8 juta per hari saat weekday.
“Bila weekend, bisa mencapai Rp 11 juta per hari. Padahal, ketika normal penjualan sekitar Rp 4 juta ketika weekend, itu pada produk buah segar saja. Sekarang, naik lebih dari dua kali lipat. Khusus untuk Jeruk Lokal, kami bisa jualan 500 kg per hari,” urai dia panjang lebar.
Dia menyebutkan, selain sebagai target kejar omzet, promo di luar store juga meninggalkan image belanja di supermarket itu mahal. Yang belanja, juga lebih banyak lagi. Selain itu, dalam waktu dekat Giant juga menggandeng petani buah lokal lain yang sedang musim, yakni lengkeng.
Sementara itu, Giant berhasil menggapai target sales lebaran lalu, dengan pertumbuhan mencapai 27,5 persen ketimbang tahun sebelumnya. “Bila intensif promo, tahun depan bisa lebih tinggi lagi. Sebab, customer sudah kenal sejak awal,” tambahnya.
Terpisah, Divisi Manager Fresh Product Hypermart Malang, Budi Errianto menyebutkan, bila di supermarket yang berada di Malang Town Square tersebut, saat ini mengintensifkan promo di dalam store. “Promo kami tetap di dalam, tetapi itemnya lebih banyak,” sebutnya.
Di samping itu, Hypermart juga lebih sering melepas produknya dengan harga lebih murah ketimbang sebelumnya. Sedangkan untuk suplai barang, Hypermart masih mengandalkan supplier untuk memenuhi kebutuhan bisnisnya. (ley/oci)