Perlengkapan Haji Laris Manis

LARIS MANIS: Mukena dan pakaian ihram menjadi produk yang banyak dibeli saat musim haji.

MALANG – Musim haji  menjadi berkah tersendiri bagi pedagang. Terutama mereka yang menjual perlengkapan haji. Mekkah-Madinah salah satunya.  Outlet berada di Mall Olympic Garden (MOG) Lantai 1F69 ini panen pembeli. Pengelola outlet Mekkah –Madina, Rahajeng Widya Ningsih menjelaskan, peningkatan penjualan perlengkapan haji ini dirasakan pihaknya sejak Juni lalu. Produk yang banyak diburu pun beragam, mulai dari ihram pria-wanita, obat-obatan, kaos dalam, kaos kaki, pelembab, sabun tasbih digital, sajadah, air zam-zam hingga aneka cemilan khas Saudi Arabia.
“Sejak Juni lalu, peningkatan sudah mulai terlihat. Tidak hanya pakaian saja, tapi juga oleh-oleh, seberti aneka camilan khas Arab, sajadah, jilbab, ataupun air zam-zam,’’ kata wanita yang akrab dipanggil dengan nama Ajeng ini.
Peningkatan penjualan itu kian tajam setelah hari raya. Sejak awal Agustus lalu. Menurut Ajeng, outletnya tidak pernah sepi  sejak awal Agustus lalu.
“Alhamdulillah. Ada peningkatan hingga 50 persen,’’ katanya. Bahkan, menurut Ajeng, penjualan tahun ini peningkatnya lebih signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Jika dibanding tahun sebelumnya, lebih bagus sekarang.  Karena tahun lalu, saat musim haji peningkatan penjualan paling tinggi 30 persen saja. Tahun ini bisa 50 persen,’’ katanya.
Wanita berjilbab ini juga menguraikan, untuk perlengkapan haji sendiri seperti ihram pria dibanderol dengan harga mulai Rp 130 ribu hingga Rp 170 ribu. Sedangkan ihram wanita dibanderol dengan harga Rp 350 ribu – Rp 500 ribu. Sementara untuk mukena pihaknya menjual dari harga Rp 250 ribu – Rp 1 juta.
“Baik mukena dan pakaian ihram wanita paling laris yang Rp 500 ribu ke atas,’’ tambah Ajeng.
Dia juga mengatakan, pakaian ihram wanita saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang pakaian ihram wanita lebih variatif. Desainnya pun bermacam-macam, sehingga jamaah pun lebih banyak pilihan, dengan kulalitas yang beragam pula.
Tapi untuk musim haji tahun ini, pihaknya juga menyediakan produk baru. Yakni tasbih digital. Tasbih tersebut cukup unik, karena diletakkan pada jari layaknya cincin. Dengan begitu akan sangat memudahkan jamaah saat melakukan beribadah.  Meskipun berbentuk layaknya cincin dengan model digital, tasbih mini ini tidaklah mahal, yaitu hanya Rp 45 rbu.
Sementara untuk keperluan haji lain yang banyak diburu adalah obat-obatan. Tapi paling banyak, adalah pelembab. Menurut Ajeng, pelembab banyak dibeli, karena suhu di Indonesia dengan di Arab berbeda. Pelembab tersebut digunakan untuk mengantisipasi terjadi kekeringan pada kulit.
“Pelembab ini digunakan untuk jamaah laki-laki dan perempuan. Fungsinya untuk menjaga kulit tetap lembab, dan tidak kering saat menjalankan ibadah di sana,’’ tandas Ajeng.(vik/oci)