Serbu Kasin, CJH Borong Pelembab

DIBURU: Perlengkapan ibadah haji seperti pelembab, obat-obatan dan baju ihram diburu calon jamaah haji.

MALANG – Musim haji telah tiba. Hal ini menajdi berkah tersendiri bagi pedagang yang menyediakan perlengkapan untuk ibadah haji. Tak terkecuali di Malang, outlet perlengkapan haji menuai berkah. Di Kasin,  peningkatan mencapai dua kali lipat, lantaran outlet diserbu calon jamaah haji (CJH).
Kepala Toko Bursa Sajadah Aarti Jaya Malang, Doni Christian menyampaikan, bila penjualan meningkat untuk perlengkapan haji sejak Agustus lalu. “Tren peningkatan sejak Juli lalu atau menjelang Ramadan dan terus berlanjut hingga saat ini,” ujarnya.
Menurut dia, berbeda dengan momen jelang Ramadan dan lebaran lalu yang mana sajadah dan sarung paling mendominasi, untuk bulan ini lebih pada kebutuhan haji mendominasi penjualan outlet yang berada di kawasan Kasin tersebut. Seperti baju ihram baik untuk pria dan wanita, kaos kaki, pakaian dalam hingga pelembab.
“Baju ihram sudah pasti. Kalau dibanding dengan bulan sebelumnya ya jauh sekali. Sebab, untuk baju ini hanya dibeli bagi yang hendak ibadah haji atau umroh,” beber dia kepada Malang Post.
Sementara itu, untuk perlengkapan pelembab memberi kontribusi yang terhitung besar. Sebab, calon jamaah tengah bersiap menerima perubahan cuaca yang cukup ekstrem. Di Arab Saudi, suhu di atas 40 derajat, sehingga krim tersebut diperlukan untuk melindungi dari sengatan matahari. “Membelinya pasti lebih dari satu paket, demi keamanan. Penjualan ini lebih dari dua kali lipat peningkatannya,” tambah Doni.
Dia mengakui, penjualan akan tetap tinggi hingga satu atau dua pekan ke depan, hingga jamaah haji, khususnya yang dari Malang telah diberangkatkan. Lalu, akan berlanjut hingga kepulangan jamaah. “Nanti untuk oleh-oleh seperti air zam-zam dan camilan khas Arab Saudi pasti diburu,” jelas dia.
Sementara itu, Mekkah-Madinah di Mall Olympic Garden (MOG) juga panen pembeli. Pengelola outlet Mekkah- Madinah, Rahajeng Widya Ningsih menjelaskan, peningkatan penjualan perlengkapan haji ini dirasakan sejak Juni lalu. Produk yang banyak diburu pun beragam, mulai dari baju ihram pria-wanita, obat-obatan, kaos dalam, kaos kaki, pelembab, sabun tasbih digital, sajadah, air zam-zam hingga aneka camilan.
Peningkatan penjualan itu kian tajam setelah hari raya atau awal Agustus lalu. Menurut Ajeng, outletnya tidak pernah sepi  sejak awal Agustus lalu. “Ada peningkatan hingga 50 persen dan lebih tinggi ketimbang tahun lalu,’’ katanya.
Dia menyebutkan, tahun sebelumnya ketika musim haji peningkatan penjualan paling mentok 30 persen dibandingkan dengan bulan biasa. Dia juga mengatakan, baju ihram wanita saat ini lebih variatif. Untuk produk baru ada tasbih digital. Tasbih tersebut cukup unik, karena diletakkan pada jari layaknya cincin. (ley/ary)