Serap Dana Murah, BSM Gelar BSM Fantasy

BUKA REKENING: Dengan menyetorkan dana mulai dari Rp 50 juta, nasabah Bank Syariah Mandiri bisa mendapatkan hadiah langsung sesuai dengan keinginan.

MALANG - Bank Syariah Mandiri (BSM) melakukan langkah penetrasi pasar untuk menyerap dana murah dari masyarakat. Sejak Agustus lalu, bank tersebut menggelar dua program sekaligus  yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM) Fantasy dan Sahabat BSM. Program berhadiah ini dilaksanakan mulai Agustus lalu hingga akhir tahun.
Retail Banking Officer Bank Syariah Mandiri Malang, Rian Priyo H menjelaskan, BSM Fantasy adalah program hadiah langsung yang ditujukan pada produk tabungan dan giro dengan minimal penempatan dana sebesar Rp 50 juta selama periode program berlangsung.
"Jadi, nasabah melakukan top up (menyetorkan fresh money) minimal Rp 50 juta. Penghitungannya tidak berlaku untuk dana yang sudah existing dalam rekening," urai Rian kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, hadiah langsung yang diberikan kepada nasabah senilai maksimal 2 persen per anum (p.a) dari dana yang diblokir. Tenor pemblokiran mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan. Raka Jatim 2017 tersebut menegaskan, BSM Fantasy diperuntukkan bagi nasabah perorangan baik baru maupun existing.
Ryan menuturkan, program tersebut memberikan benefit lebih kepada nasabah. Pasalnya, selain mendapatkan bagi hasil, pemilik dana juga mendapatkan hadiah langsung sesuai keinginan dengan proses yang cepat.
Sejak program ini diluncurkan, Rian mengatakan ada banyak hadiah yang di-request nasabah. Mulai dari barang elektronik seperti ponsel, televisi, hingga home theatre. Ada juga yang meminta hadiah berupa bahan bangunan.
"Kita sesuaikan hadiah dengan permintaan nasabah. Syaratnya, hadiah harus dalam bentuk barang dan jasa. Hadiah umroh juga bisa," ucapnya.
Sementara itu, Sahabat BSM merupakan program member get member. Dalam promo ini, nasabah BSM yang sudah mendaftar di member get member bisa mengajak teman atau orang lain untuk menjadi nasabah dengan membuka rekening tabungan, giro, maupun deposito.
Adapun insentif yang diterima mulai dari 0,5 persen untuk produk deposito, 0,8 persen  untuk tabungan dan 1 persen untuk produk giro. "Insentif diberikan tiap bulan selama satu tahun dengan besaran maksimal 1 persen per tahun dari saldo rata-rata nasabah yang direferensikan," tukasnya.
Ia menambahkan, dua program tersebut sejatinya adalah langkah BSM untuk meningkatkan dana murah dari masyarakat. Jika saat ini komposisi dana murah mencapai 60 persen dari total DPK BSM, maka melalui program tersebut diharapkan bisa meningkat menjadi 70 persen.
"Komposisi ideal memang 70 persen dana murah dan 30 persen dana mahal. Ke depan komposisi tersebut akan tetap dipertahankan," pungkas dia.(Fia)