Komitmen untuk terus berinovasi

CEO Electronic City Meraih Penghargaan Asia Pacific Entrepreneurship Award

JAKARTA - Dalam ajang penghargaan bergengsi Asia Pacific Entrepreneurship Award, Chief Executive Officer PT Electronic City Indonesia Tbk. Ingrid Pribadi terpilih sebagai penerima penghargaan tersebut dalam kategori Outstanding Entrepreneurship. Penghargaan ini diserahkan Datok William Ng selaku CEO Enterprise Asia oleh didampingi oleh Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Iklim Usaha dan Kemitraan Kementerian Koperasi Republik Indonesia M. Taufik, di hotel JW Marriot, Jakarta.
“Kami sangat bangga dengan diraihnya penghargaan ini oleh CEO kami. Dari total 80 kandidat, beliau salah satu yang masuk ke dalam 12 pemenang. Sebagai wanita mandiri, penghargaan ini merupakan hasil dari kegigihan beliau dalam mendirikan usaha dan menjalankannya dengan strategi dan konsep yang matang serta komitmen untuk terus berinovasi sehingga tercapai kinerja perusahaan yang baik.” tutur Fery Wiraatmadja, Commercial and Investor Relations Director Electronic City.
Penobatan sebagai Outstanding Entrepreneurship diberikan atas prestasinya, salah satunya adalah dalam mendirikan dan memimpin Electronic City dimana pada saat ini, perusahaan yang terdaftar di lantai bursa pada tanggal 13 Juli 2013 merupakan salah satu pemain ritel modern segment elektronik terbesar di Indonesia dan telah mengoperasikan 66 toko yang tersebar di wilayah Indonesia dengan membawa 250 merek-merek elektronik ternama di seluruh dunia. “Kami berharap ke depan, penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus menjalankan komitmennya dalam berinovasi mengembangkan Electronic City sebagai pelopor ritel elektronik modern di Indonesia.” ujar Fery.
Asia Pacific Entrepreneurship Award (APEA) merupakan sebuah penghargaan yang diselenggarakan oleh Enterprise Asia, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berbasis di Kuala Lumpur sejak tahun 2007. Penghargaan yang sudah enam kali diselenggarakan di Indonesia ditujukan bagi para pemimpin bisnis yang memiliki talenta dalam memimpin dan mengelola bisnis sehingga menghasilkan kinerja perusahaan yang maksimal. Selain di Indonesia, ajang yang sama juga diselenggarakan di 12 negara Asia lain.
Struktur penilaian dilakukan dalam beberapa aspek salah satunya adalah kandidat dinilai berdasarkan pertumbuhan bisnis yang dipimpin, daya saing pasar, inovasi produk, kualitas kepemimpinan, semangat wirausaha serta dampak bisnisnya di tingkat lokal dan global.(*/fia)