Jasa Marga Kaji Pembayaran Tol Langsung dari Rekening

E-TOLLPASS: Pengguna jalan tol saat membeli alat OBU untuk melewati e-tollpass di Jakarta.

 PT Jasa Marga menargetkan bisa memaksimalkan waktu transaksi di gerbang tol milik mereka hingga mencapai satu detik. Padahal, dengan kondisi yang ada saat ini rata-rata transaksi di Gerbang Tol mencapai lima hingga enam detik per transaksi.
Direktur Operasi PT Jasa Marga, Hasanudin, dalam siaran persnya, Minggu 21 September 2014 mengungkapkan ini merupakan komitmen perseroan. Ia melanjutkan, E-Toll card yang saat ini digunakan perseroan juga masih memakan waktu rata-rata 5 detik. "Total, transaksi harian di tol Jasa Marga Jabotabek sampai hari ini, rata-rata 2,87 juta kendaraan per hari, sedangkan di seluruh ruas tol kami 3,3 juta transaksi per hari," katanya.
Menurut Hasan, dari angka itu, seluruh pintu tol di Jabotabek hanya mampu menampung 2,2 juta transaksi kendaraan per hari. Dengan kata lain, ada potensi sebesar 600 ribuan kendaraan tidak tertampung.
Dengan kondisi seperti ini, transaksi memang harusnya terjadi selama satu detik. Namun, untuk meningkatkan pelayanan, ia mengatakan transaksi akan ditargetkan bisa ditekan hingga kurang dari satu detik. Perusahaan pelat merah ini juga telah menggaet perusahaan pelat merah lainnya untuk bekerja sama.
"Kami sudah menggandeng PT Telkom Tbk untuk merealisasikan rencana itu. Telkom menyanggupi secara teknologi bisa dan ini sudah diterapkan di negara-negara maju di Eropa dan Kanada," ujarnya.
Dilanjutkan Hasan, sebagai tahap awal, proyek uji coba akan dilakukan di salah satu pintu masuk tol ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) yakni Kalimalang 2. Ditargetkan, pada awal Oktober teknologi ini sudah bisa diujicobakan di Kalimalang 2 dan khusus bagi pemilik e-toll unit OBU (on board unit).
Ia menambahkan, pada perkembangan berikutnya, hal ini bisa dikembangkan dengan sistem pembayaran otomatis melalui rekening bank pemilik kendaraan. "Jadi, rekening pemilik kendaraan otomatis akan terkurangi saldonya. Jadi, ke depan, tak perlu top up lagi, cukup sediakan uang yang cukup untuk membayar tol di rekening masing-masing, agar perjalanan tidak terhambat ketika menggunakan tol," tuturnya. (jpnn/vv/udi)