Kalstar Terbang Lagi Pekan Ini

SIAP TERBANG: Setelah mengalami masa perawatan yang telah berlangsung sejak Agustus lalu, kini maskapai penerbangan Kalstar Aviation akan segera kembali dengan rute Malang-Balikpapan.

MALANG – Maskapai penerbangan Kalstar Aviation akan segera kembali di akhir pekan ini. Maskapai dengan rute Malang-Balikpapan dan sebaliknya tersebut mulai terbang kembali 25 September mendatang, setelah masa perawatan yang telah berlangsung sejak Agustus lalu.
Branch Manager Kalstar Aviation Malang, Samsu Riswanto menuturkan, Kalstar memulai penerbangan lagi setelah absen hampir sebulan. “Efektif sejak 28 Agustus 2014 kami sudah berhenti melayani penerbangan. Sebab, armada kami sedang mengalami perbaikan,” tuturnya.
Menurut dia, maintenance atau pembenahan pesawat tersebut memerlukan waktu yang lumayan lama sebab terkendala spare part. Hasilnya, servis untuk maskapai yang bermarkas di Tangerang tersebut lebih lama dari perkiraan. “Kami harus menunggu perlengkapannya untuk pembenahan. Tetapi, lebih baik menunggu demi keamanan dan kenyamanan penumpang,” beber dia kepada Malang Post.
Samsu menyampaikan, sebelumnya Kalstar mematok pertengahan bulan September ini untuk finishing maintenance. Akan tetapi, dengan kenyataan yang terjadi menjadi keuntungan tersendiri pula bagi Kalstar. Menurutnya, ketika memulai penerbangan kembali, Kalstar juga sudah memiliki kantor pemasaran untuk ticketing.
“Setelah menghilang kami hadir juga dengan kantor sendiri yang berada di Jalan Terusan Borobudur. Sehingga, ada perubahan besar pasca menghilang,” tambah dia lantas tertawa.
Pria ramah ini menguraikan, dengan maintenance dan kantor baru tersebut, Kalstar menargetkan pelayanan lebih baik lagi kepada penumpangnya. Menurut dia, ketika masih menawarkan penjualan tiket hanya di loket Bandara Abd Saleh, jangkauan dari masyarakat kurang maksimal. Sebab, beberapa calon penumpang merasa kejauhan untuk reservasi ke bandara di kawasan Pakis tersebut.
“Kini kami berada di pusat kota dengan wilayah lebih gampang aksesnya. Ketika di bandara, kami harus tutup jam 4 sore dan membuat sales kurang maksimal. Pasti calon penumpang akan merasakan kelebihan dari tempat kami yang baru,” papar dia panjang lebar. (ley/udi)