Best of The Best, Saboten Tambah Dua Menu Ramen

NEW COMER: Saboten Shokudo kembali menawarkan menu baru berbahan mie untuk memanjakan lidah pelanggan.

MALANG – Warung masakan Jepang, Saboten Shokudo kembali meluncurkan menu baru. Kali ini, mereka kembali menampilkan hidangan berbahan mie untuk ‘menggoda’ pelanggan, baik yang baru maupun lama. Tak tanggung-tanggung ada dua menu baru berbahan mie yang dihadirkan sejak awal September ini, yakni Curry Ramen dan Tomyam Ramen.
Owner Saboten Shokudo, Imaduddin Ashari mengatakan, menu mie kembali dipilih karena selama ini masih memiliki daya tarik yang cukup baik. Bahkan menu mie milik Saboten yang sudah ada lebih dulu, Chicken Ramen, selalu tampil dalam best of the best hidangan setiap bulannya di warung modern yang sudah membuka dua cabang ini.
“Tren masakan berbahan mie masih terus bertahan hingga pertengahan semester dua ini. Itu sebabnya, kami pun kembali menambah varian ramen yang ada di Saboten agar pelanggan yang datang tidak bosan dan bisa merasakan sensasi menu baru,” beber Imaduddin pada Malang Post, kemarin.
Seperti namanya, Curry Ramen merupakan hidangan ramen yang menggunakan bumbu kari. Kelezatannya tampak menonjol berkat  rempah-rempah yang memiliki rasa kuat di dalamnya. Rasa pedas yang ringan membuat nafsu makan semakin bertambah saat menikmati hidangan tersebut. Sementara, Tomyam Ramen, merupakan adaptasi ramen dengan kuah tomyam yang tak lain merupakan hidangan khas Thailand. Isinya pun menonjolkan kenikmatan seafood yang menggoda.
Kedua menu baru ini bahkan sudah diperkenalkan oleh Saboten saat mengikuti bazaar kuliner di ajang KickFest 2014 awal September lalu. Sambutan cukup apik mengingat belum banyak pemain bisnis kuliner yang menampilkan kedua menu tersebut. Apalagi nama Saboten sudah cukup kuat sebagai salah satu brand kuliner lokal, khususnya masakan Jepang.
Imaduddin sendiri mengaku, untuk mematangkan konsep kedua menu ini, membutuhkan waktu yang cukup lama. Riset dan survei ia jalankan cukup panjang agar hidangan yang ditampilkannya untuk pelanggan setia Saboten tersebut benar-benar sempurna. Bahkan, aku Imaduddin, menu Curry Ramen mampu memecahkan rekor riset terlama karena ia harus memilih pasangan yang benar-benar klop untuk hidangannya tersebut.
“Menciptakan menu baru tidak sekadar memasukkan bahan-bahan kemudian jadinya enak. Tetapi juga harus memadu padankan agar konsepnya tidak keluar dari rencana. Curry Ramen ini misalnya, hampir dua bulan lebih harus diotak-atik agar hasilnya benar-benar sempurna,” pungkasnya. (nda/aim)