Garuda Pisahkan Tiket dan Airport Tax

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) bakal memisahkan pembelian tiket pesawat dengan passenger service charge (psc) atau airport tax pada 1 Oktober 2014. Bagaimana tanggapan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)?
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata mengatakan, aturan tentang Pembayaran PSC disatukan dalam tiket penumpang pesawat udara sudah ditetapkan yaitu melalui Keputusan Dirjen Perhubungan Udara No. KP 447 tahun 2014.
"Jadi semua maskapai harus mentaati aturan tersebut. Masing-masing maskapai harus segera memproses pelaksanaan ini dengan sebaik-baiknya," kata Barata.
Ia menyebutkan, aturan itu sudah keluar dan ditetapkan mulai tanggal 9 September 2014 kemarin. Dengan berlakunya aturan itu, maka maskapai wajib mengikuti aturan tersebut.
Terkait dengan Garuda Indonesia yang berniat tak lagi menerapkan aturan itu, Barat mengatakan perusahaan itu belum melaporkan ke Kementerian Perhubungan.
"Kan begini, dia mau mencabut juga nggak lapor sama Kemenhub. Jadi kita tunggu saja. Yang paling penting sudah dan diberlakukan. Berlaku untuk semua maskapai," tutupnya.
Tri S Sunoko, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II yang mengelola bandara di Indonesia termasuk Soekarno Hatta, Garuda melakukan langkah ini karena menunggu maskapai lain juga menerapkan aturan yang sama.
"Mereka tidak menolak (aturan ini). Ingin semua sama. Kalau semua airlines siap, baru ikutan lagi. Bukan menolak," kata Tri.
Sampai saat ini maskapai yang sudah menggabungkan tiket pesawat dengan PSC hanya Garuda dan Citilink. Maskapai lainnya belum menerapkan sejak keduanya menerapkan sistem ini dua tahun lalu.
"Dari Angkasa Pura menyetujui, karena memang perlu semuanya sama. Diterapkan sama. Kami bisa memahami itu," katanya.
Dengan adanya langkah dari Garuda ini, lanjut Tri, pihak Angkasa Pura tidakm mengalami kerugian apa-apa.
"Nggak ada kerugian apa-apa. Kita ingin lebih smooth saja. Kita ingin memudahkan penumpang juga. Bayar sekaligus. Itu hanya pembayaran penumpang lebih mudah lagi," tutupnya.(dtc/fia)