Harga Emas Global Menguat, Pasar Domestik Stabil

JAKARTA - Harga emas acuan dunia berakhir lebih tinggi pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa New York, Amerika Serikat, setelah melemahnya nilai tukar dolar. Dilansir CNBC yang dikutip dari Reuters, Rabu 24 September 2014, kenaikan harga emas tersebut dipicu oleh komentar pejabat Federal Reserve bahwa rencana kenaikan suku bunga harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Di sisi lain serangan udara Amerika Serikat ke Suriah menambah meningkatnya ketegangan global.
Harga emas di pasar spot naik 0,6 persen ke level US$1.222 per ounce, setelah sebelumnya melemah pada perdagangan dua hari berturut-turut.  Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat US$5 ke level US$1.222 per ounce.
Nilai tukar dolar turun 0,2 persen terhadap mata uang mitra dagang utama Amerika Serikat, setelah pada perdagangan Senin lalu mencapai level tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT. Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini tetap stabil, alias tak bergerak. Harga emas batangan Antam masih dijual Rp524.000 untuk ukuran 1 gram, atau sama dibanding harga perdagangan pada Selasa 23 September 2014.
Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.475.000, ukuran 10 gram Rp4.900.000, ukuran 25 gram Rp12.175.000, ukuran 50 gram Rp24.300.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp48.550.000. Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp121.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp242.300.000.
Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini naik Rp5.000 dan dipatok pada level Rp469.000 per gram. (jpnn/udi)