IHSG Menjauh dari Level 5200 Poin

MALANG– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh ke zona merah di menit-menit terakhir perdagangan pertengahan pekan ini. Aksi jual investor lokal membuat IHSG turun 14 poin dan menjauh dari level 5200 poin.
Branch Manager SucorInvest Abdul Gani Malang, Kartono menyampaikan, bila IHSG mengawali perdagangan dengan kondisi naik tipis 1,98 poin menuju level 5.198 poin. “Awalnya sudah naik tipis, tetapi perdagangan seharian kurang begitu menunjang karena banyak investor yang bermain aman,” ujarnya.
Menurut dia, perdagangan Rabu (24/9) kemarin kurang stabil sebab indeks bergerak naik turun. Di samping investor lokal yang bermain aman dengan berburu saham, investor asing masih ambil untung pula.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 10,933 poin (0,21 persen) ke level 5.199,047 dibantu perburuan saham investor lokal. “Sentimen negative masih memenuhi benak investor, sampai amannya stabilitas politik di tanah air,” kata dia kepada Malang Post.
Menutup perdagangan, Rabu IHSG akhirnya terkoreksi 14,107 poin (0,27 persen) ke level 5.174,007. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 4,957 poin (0,56 persen) ke level 878,714.
Dalam sehari transaksi, investor lokal mencatat penjualan bersih dengan volume transaksi yang cukup aktif. Sedangkan investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net buy) senilai lebih dari Rp 300 miliar di pasar reguler.
Menurut pria yang akrab disapa Nando ini, perdagangan tergolong sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 190.662 kali dan volume 5,8 miliar lembar saham senilai Rp 4,3 triliun. Sebanyak 177 saham naik, 117 turun, dan 87 saham stagnan. “Ketika normal, maka nilai transaksi bisa di kisaran Rp 5- Rp 6 triliun,” tegasnya.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada posisi Rp 11.940 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya, di Rp 11.970 per dolar AS. (ley/udi)