Grage Group Rambah Malang

GANTI MANAJEMEN: Acara perobohan bangunan secara simbolik oleh owner Grage Group, Boediman Kusika, kemarin.

MALANG - Grage Group yang bergerak di bidang perhotelan dan property mulai menginjakkan kakinya di Malang. Ini dimulai dengan pengambilalihan manajemen Hotel Antariksa, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Hal ini berarti Hotel Antariksa yang akan mengubah namanya menjadi Grage Hotel Malang segera berbenah diri. Ditandai dengan prosesi perobohan tembok secara simbolik  oleh owner Grage Group, Boediman Kusika.
Acara berlangsung cukup sederhana dengan menghadirkan beberapa anak yatim serta pejabat di lingkungan Kecamatan Karangploso. Dalam acara tersebut juga disertai dengan pemberian santunan untuk para anak yatim tersebut. Boediman Kusika, melalui Grage Group telah membangun beberapa tower dan apartemen di Cirebon dan Jakarta. Kini, pengusaha yang mempunyai 17 cucu itu mulai melebarkan saya ke Malang.
Menurut salah satu putranya yang juga Direktur Utama PT Grage Malang Pratama, Bamunas Setiawan Boediman, Malang mempunyai potensi wisata yang luar biasa. “Memang itu salah satu alasannya Grage berada di sini. Malang sepertinya sudah kayak Bandung saja. Banyak dikunjungi orang. Apalagi jika tiga daerah kompak mengelola sektor pariwisata dengan baik, maka kawasan Malang akan semakin menjadi primadona wisata. Karena Malang Raya ini unik, antara Kabupaten Malang, Kota Malang, dan kota Batu tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Oki ini mengaku, meski sekarang sudah mulai melakukan pembangunan hotel, pihaknya tidak serta merta menambah jumlah kamar yang ada. “Sekarang ada sekitar 58 kamar. Kami mempunyai standar tersendiri untuk konstruksi ruangan. Bisa saja jumlah itu berkurang. Karena mungkin ada dua kamar yang kami jadikan satu. Ini semua untuk memenuhi standar kamar kami dan untuk memenuhi kenyamanan konsumen,” kata dia.
Meski demikian, Oki mengaku, secara bertahap akan membangun Hotel Grage Malang menjadi 5 lantai. Dengan bgegitu tentu room nya akan bertambah. “Yang istimewa di sini adalah view-nya yang menarik. Di belakang hotel ini adalah hamparan sawah dengan latar belakang Gunung Arjuna. Makanya pembangunannya nanti akan menyesuaikan bagaimana view yang menarik bisa dinikmati dengan maksimal,” papar dia.
Oki menambahkan, dirinya optimistis masih bisa meraih ceruk pasar di tengah persaingan hotel di Malang yang sangat ketat. “Di seluruh group, kami menerapkan resep sederhana. Yakni kebersihan, pelayanan baik, dan kecepatan. Dengan begitu customer akan merasa nyaman. Kadang, banyak orang tidak mencari murah, tetapi mencari kenyamanan. Ceruk itulah yang kami masuki,” pungkas pria yang pernah maju dalam bursa calon kepala daerah di Cirebon tersebut. (sin/udi)