Kenaikan Harga BBM Picu SPBU Asing

JAKARTA - Rencana Presiden terpilih Joko Widodo untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk menghemat anggaran, mendapat pertentangan banyak pihak. Pasalnya, kenaikan harga BBM diperkirakan akan membuat pihak asing untung.
Namun, mantan Menteri Keuangan era Soeharto, Fuad Bawazier, mengatakan jika pemerintah menaikkan harga BBM akan membuka peluang untuk pihak asing menguasai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Subsidi BBM dihapus atau harga naik, mereka asing yang sudah menguasai BBM di sektor hulu akan merambah ke sektor hilir, yaitu akan menguasai SPBU di kawasan di seluruh Indonesia," ungkapnya saat ditemui di Jakarta, Senin (29/9/2014).
Dia menilai, kenaikan harga BBM adalah motif pihak asing untuk menguasai sektor BBM dari hulu ke hilir. "Itu motifnya SPBU mereka menguasai dari hulu ke hilir. Mereka menguasai bisnis SPBU di Indonesia, itu motivasinya," katanya.
Selain itu, Fuad mengatakan bahwa kenaikan harga BBM hanya akan membuat rakyat menderita, karena efek dari kenaikan tersebut adalah tingkat inflasi akan melonjak tinggi.
"Pencabutan subsidi BBM nantinya rakyat akan menderita karena nanti akan ada inflasi besar-besaran. Baru mereka akan ngeh, 'nyesel juga gue dukung Jokowi'," tukasnya.(ozn/fia)