Singosari Bisnis Center Rampung Dua tahun Lagi

MALANG -  Pembangunan Singosari Bisnis Center (SBC) di atas lahan 5116 meter persegi bakal selesai dua tahun lagi. Sesuai desain rancangannya, 40 persen luas lahan tersebut akan digunakan untuk area terbuka hijau, sedangkan sisanya akan dibangun ruko dan pujasera.
SBC menggunakan dua lokasi di wilayah Singosari, yakni di Jalan Klampok dan Jalan Tumapel. Rencananya, kawasan itu bakal dibangun sebanyak 49 ruko. Saat ini pembangunan baru memasuki tahap awal.
“Kira-kira 2 tahun lagi semua pembangunan disini selesai, baik pembangunan ruko, area terbuka hijau dan pujasera. Pembangunan saat ini masih 5 persen,” ujar Pengawas Pembangunan Singosari Bisnis Center, Joni.
Menurutnya, salah satu pembangunan SBC ini bertujuan pengembangan bisnis masyarakat Singosari. “Masyarakat punya tempat atau wadah untuk mengembangkan bisnisnya. Entah itu kuliner, bengkel maupun properti. Hal ini juga untuk memudahkan masyarakat dalam berbelanja karena semua tersedia dalam satu lokasi ini,” tuturnya.
Joni juga mengatakan bahwa lokasi SBC merupakan kawasan yang strategis karena sepanjang jalan telah dilakukan pelebaran sebagai jalur alternatif menuju Kota Batu. Walaupun pembangunannya masih tahap awal, namun sudah ada beberapa pembeli yang merupakan masyarakat Singosari.
“Ruko dijual mulai Rp 600 juta. Berbeda dengan ditempat lain yang sudah mencapai Rp 1 Miliar. Semua perizinan pembangunan ini sudah beres sehingga jika ada pembeli nanti bisa langsung mengurus sertifikat atas namanya sendiri,” lanjut Jono.
Ukuran ruko akan disamakan semua yaitu 4x12 meter persegi dengan 2 lantai. Hal itu untuk mempermudah perjualan dan masyarakat bisa membeli banyaknya ruko sesuai dengan kebutuhan.
“Sekarang banyak investor bodong. Banyak pembeli yang sudah lunas tapi sertifikat digadaikan oleh pemborong dan mereka kabur. Itu merugikan masyarakat. Kalau di tempat kita tidak seperti itu. Pembeli membayar 30 persen lalu mereka bisa langsung ke bank yang ditunjuk untuk mengurus akta,” tegasnya.
Selain harganya yang murah dan kelengkapan surat yang sudah beres, Jono menyebutkan bahwa pujasera yang akan dibangun bisa digunakan masyarakat untuk berjualan dan merintis usaha sehingga bisa mengurangi pengangguran yang ada di Singosari. (mg5/feb)