Jokowi Effect Sudah Selesai

MALANG – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal meneruskan tren positif di lantai bursa pada perdagangan Selasa (21/10) kemarin. Sebab, setelah dibuka cukup baik ketika mengawali perdagangan, indeks justru betah bertahan di zona merah. Sebelum akhirnya ditutup melemah 11 poin ketika mengakhiri perdagangan.
Faktor pelantikan Presiden Joko Widodo seakan tidak mampu membawa IHSG terbang tinggi, sesuai dengan prediksi pasar selama ini. “Jokowi effect sudah berakhir. Sekarang investor justru masih menunggu perkembangan politik terbaru,” ujar Branch Manager SucorInvest Abdul Gani Malang, Kartono.
Dia menyebutkan, pelaku pasar saham masih wait and see mengenai susunan kabinet. Terutama siapa yang akan aktif dalam bidang ekonomi. Seperti menteri ekonomi dan menteri keuangan. Pasalnya, dua sosok yang kompeten, diharapkan oleh investor untuk memberikan perubahan pada perekonomian di Indonesia.
Dalam perdagangan kemarin, IHSG sempat naik 16 poin ke level 5.057, melanjutkan penguatan sehari sebelumnya. Investor asing terpantau berburu saham, sebaliknya dari lokal banyak yang memanfaatkan untuk melepas saham.
“Tetapi hanya bertahan sebentar saja. Sebab, setelah itu langsung berada di zona merah,” beber dia kepada Malang Post.(ley/fia)