Istana Boneka Siapkan Koleksi Natal

PRINCESS: Koleksi boneka dan princess menjadi primadona di Instana Boneka.

MALANG – Menjelang Natal, Istana Boneka akan mengeluarkan koleksi boneka terbarunya. Boneka bernuansa Natal seperti rusa, manusia salju dan Sinterklas akan hadir pada pertengahan November mendatang.
Salah satu cabang Istana Boneka yang berada di Matos telah memberikan katalog kepada para pengunjung yang datang terkait produk yang segera dirilis. Menurut Kepala Toko Istana Boneka, Yuni Rahmah hampir sebagian boneka yang tersedia adalah asli karena telah mendapatkan lisensi dari Disney
“Untuk boneka Natal masih coming soon. Peminatnya sampai saat ini juga belum begitu banyak mungkin karena Natal masih beberapa bulan lagi,” ucap Yuni.
Menurutnya, untuk saat ini yang banyak dicari adalah bantal princess dan bonekanya. Ada juga tokoh-tokoh dalam film Disney seperti Rabbit Taiwan, Boney Tn Syal, Lying Winnie The Pooh, Messie dan Robby Kelly.  
“Kalau anak-anak mereka lebih suka boneka dengan tokoh yang ada di berbagai film Disney. Kalau remaja mereka biasanya membeli boneka Teddy berukuran besar dan bantal kepala. Terkadang mereka juga membeli berbagai aksesoris boneka untuk diletakkan di mobil,” tambahnya.
Menjelang Natal juga terdapat parcel dengan harga Rp150 ribu hingga Rp 500 ribu. Yuni juga mengatakan bahwa boneka Tedy yang dipajang di depan toko juga bisa digunakan untuk hadiah Natal.
“Boneka Tedy juga bisa digunakan sebagai kado Natal dan Valentine karena beberapa bulan lagi sudah Valentine. Boneka tersebut harganya Rp 1 juta,” ujarnya.
Yuni memberikan beberapa tips untuk memilih boneka yang baik dan aman terutama untuk mereka yang mempunyai anak kecil.
“Belilah boneka dengan bahan yang aman dan tidak terlalu banyak kandungan kimianya. Untuk anak yang masih bayi usahakan membeli boneka tanpa aksesoris yang mudah lepas dan copot karena bayi biasanya suka memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya sendiri,” tutrnya,
Untuk boneka yang dilengkapi dengan suara atau musik Yuni menyarankan agar tidak memilih boneka dengan suara nyaring dan keras.
“Usahakan membeli boneka dengan volume sedang agar tidak membuat anak kaget. Sesuaikan juag dengan gender atau kesukaan anak karena banyak juga anak perempuan yang menyukai boneka seperti rusa,” pungkasnya. (mg5/fia)