The Amsterdam Rambah Bali

MALANG—Potensi bisnis kuliner semakin menggairahkan. Hal itu pun membuat The Amsterdam  Bakery, Kitchen and Bar siap melebarkan sayap tidak hanya di Kota Malang saja. Namun, dalam waktu dekat akan berekspansi ke Surabaya dan Bali.
General Manager The Amsterdam, Arif Setiadi mengatakan bisnis kuliner seperti resto dan kafe kini tengah menjamur. Terbukti, setiap bulan selalu ada area bisnis baru yang berkembang dan memanfaatkan potensialnya pasar kuliner. “Untuk itulah kami siap berekspansi mulai awal tahun depan,” katanya, di sela-sela perayaan HUT The Amsterdam yang pertama, Senin (3/11) kemarin.
Menurut dia, yang paling siap untuk saat ini The Amsterdam akan ekspansi ke Surabaya yang berada di Jalan Opak  dan direncanakan beroperasi pada Februari 2015 dan selanjutnya di Bali. Untuk ekspansi tersebut, dana yang digelontorkan antara Rp 3 miliar sampai Rp 4,5 miliar per satu lokasi.
Selain ekspansi ke Surabaya dan Bali, Amsterdam juga bakal menambah satu cabang lagi di Jalan Bondowoso Kota Malang pada tahun depan. Untuk yang di Bondowoso, akan berdiri di atas lahan seluas 700 m2 dengan konsep full anak muda. Sedangkan untuk yang berada di Surabaya mengusung konsep find dinning.
Untuk saat ini, The Amsterdam membidik pasar yang lebih luas karena tidak hanya pasar anak muda saja.  Menurutnya, keluarga pun menjadi bidikan dan terbukti, tamu yang berdatangan juga bervariasi. Segmen keluarga datang antara pukul 10.00 WIB – 21.30 WIB. Sebaliknya, ketika hari sudah malam, anak muda semakin memenuhi kafe yang berada di Jalan Pahlawan Trip tersebut.
“Mulai pukul 17.00 WIB, maka dominasi tamunya anak muda. Okupansinya relatif tinggi pada jam ini,” sebut dia kepada Malang Post.
Secara umum, Amsterdam telah berusia lebih dari 25 tahun. Namun dengan konsep baru dan lokasi itu, yakni dengan menggabungkan segmen keluarga dan anak muda di mana porsi pasar anak muda mencapai 70 persen dan keluarga 40 persen, baru berusia setahun.
Kemarin, The Amsterdam merayakan HUT dengan mengadakan Barista Competition dengan tema Coffee Art Throwdown. Sebanyak 50 barista dari kafe dan hotel di Malang berkompetisi dalam kompetisi yang dinilai dari juri asal Jakarta. Selain itu, peserta juga beberapa berasal dari Surabaya untuk memperebutkan todal hadiah Rp 3,25 juta. (ley/oci)