Singosari Bisnis Center Dikebut Dua Tahun

MALANG – Lokasi Singosari yang cukup strategis untuk bisnis memacu pertumbuhan bisnis center. Salah satu pusat bisnis yang tengah dikebut pembangunannya adalah Singosari Bisnis Center.
Berdasarkan site plan, bisnis center tersebut akan dibangun di atas lahan 5116 meter. Sesuai desain rancangannya, 60 persen dari luasan tersebut akan dibangun ruko dan pujasera sedangna 40 persen sisanya diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau.
Terdapat dua lokasi pembangunan Singosari Bisnis Center yang berada di Kecamatan Singosari. Berada di jalan yang berbeda yaitu Jl. Klampok dan Jl. Tumapel. Rencananya akan dibangun sebanyak 49 ruko di dua lokasi tersebut. Sampai saat ini pembangunan baru memasuki tahap awal.
“Kira-kira 2 tahun lagi semua pembangunan di sini selesai. Baik pembangunan ruko, area terbuka hijau dan pujasera. Pembangunan saat ini masih 5 persen tapi sudah ada beberapa ruko yang berdiri tapi belum finishing cuma bangunan dari batu batanya,” ujar Pengawas Pembangunan Singosari Bisnis Center, Joni.
Joni mengatakan, pusat bisnis tersebut diperuntukkan bagi pengusaha skala kecil dan menengah yang ingin membuka bisnis di kawasan Singosari. Ia menambahkan, tidak ada segmentasi khusus untuk kawasan tersebut karena semua lini bisnis bisa masuk mulai dari kuliner, fashion, bengkel, hingga properti.
“Dengan adanya pembangunan ini diharapkan masyarakat punya tempat atau wadah untuk mengembangkan bisnisnya,” tuturnya.
Joni juga mengatakan bahwa lokasi Singosari Bisnis Center ini merupakan kawasan yang strategis karena sepanjang jalan telah dilakukan pelebaran jalan untuk jalan alternatif menuju Kota Batu.
Ia menambahkan, ruko-ruko berkonsep modern tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp 600 juta. Ukuran yang ditawarkan adalah 4x12 meter terdiri dari dua lantai.
“Semua perizininan pembangunan ini sudah beres sehingga jika ada pembeli nanti bisa langsung mengurus sertifikat atas namanya sendiri,” lanjut Jono. (mg5/fia)