Penjualan Motor Diprediksi Meningkat

LINTAS: Seorang pria sedang melintas di jajaran motor Honda. Permintaan motor diprediksi meningkat jika pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM.

MALANG – Beberapa dealer di Malang seperti Suzuki dan Honda memprediksikan terjadinya kenaikan penjualan sepeda motor jika BBM resmi dinaikkan. Hal itu karena adanya transformasi pengguna mobil yang beralih ke sepeda motor.
Menurut Kepala Cabang Hero Sakti Suzuki Motor, Zainal Abidin, berkaca dari tahun 2012 yang juga terjadi kenaikan harga BBM membuat penjualan sepeda motor semakin meningkat.
“Kalau tahun 2012 waktu ada kenaikan BBM penjualan sepeda motor meningkat. Maka prediksi saya tahun 2015 nanti atau menjelang akhir tahun jumlah pembeli juga akan meningkat. Hal itu karena transformasi pengguna mobil yang beralih ke sepeda motor agar pengeluaran untuk BBM tidak membengkak,” ungkap Zainal.
Zainal mengatakan peningkatan penjualan yang terjadi pada tahun 2012 sebesar 30 persen dibandingkan sebelum kenaikan BBM. Selain untuk mengirit pengeluaran untuk BBM, menurut Zainal, hal itu dilakukan oleh masyarakat karena kondisi arus lalu lintas di Malang yang selalu macet.
“Arus lalu lintas di Malang beberapa tahun ini sangat macet. Jika mereka tetap menggunakan mobil maka bukan hanya uang yang semakin membengkak tetapi waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat tujuan juga semakin molor,” lanjutnya.
Menghadapi kenaikan BBM, pihak Suzuki akan segera mengeluarkan sepeda terbarunya yaitu Adrees VK 10.
“Kami ada sepeda motor matic terbaru yaitu Adrees VK 10 yang akan dilaunching  10 November. Dengan kapasitas tangki yang lebih besar yaitu 5.2 liter akan memberikan kenyaman kepada pengendara karena bisa digunakan dalam jarak tempuh yang cukup jauh. Jadi mereka tidak perlu berulang kali mengisi BBM,” terangnya.
Transformasi dari mobil ke sepeda motor itu juga diungkapkan oleh Penanggung Jawab Dealer Honda Kurnia Motor, Victor Sjarief. Ia mengatakan selain untuk mengirit biaya dan waktu juga dikarenakan kondisi transportasi umum yang masih belum cukup baik.
“Kondisi transportasi umum kita belum begitu baik sehingga masyarakat lebih memilih sepeda motor dibandingkan naik angkot. Karena juga sama saja ketika naik mobil dan naik  angkot. Jika kondisi macet, keduanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa sampai ke tempat tujuan,” tutur Victor.
Menurutnya, kenaikan harga sepeda motor akan terjadi lima bulan ke depan setelah diumumkan kenaikan BBM secara resmi oleh pemerintah.
“Untuk saat ini hingga akhir tahun sepertinya harga sepeda motor tidak akan naik. Kenaikan mungkin terjadi pada biaya kirim,” ucapnya.
Tak kalah dengan Suzuki, menurut Victor, Honda telah mengeluarkan motor matic dengan kapasitas tangki sebesar 5.5 liter sejak beberapa bulan yang lalu. Motor itu adalah Spacy.  (mg5/fia)